29 C
Indonesia
Thursday, August 5, 2021
Home Berita Kalah dari Macedonia Joachim Low Marah Besar

Kalah dari Macedonia Joachim Low Marah Besar

Manajer Timnas Jerman, Joachim Low mengungkapkan kekecewaannya pada laga terakhir Jerman dengan Macedonia yang berakhir kekalahan 1-2.

“Sejujurnya ini di luar harapan saya. Saya sangat berharap lebih dari ini,” ungkap Joachim Low.

Jerman tertinggal pas saat sebelum sela waktu kala Goran Pandev yang berumur 37 tahun tidak dikawal di kotak penalti serta mengalahkan kiper Marc- Andre ter Stegen, yang mengambil alih kapten regu Manuel Neuer di depan gawang.

Ikay Gundogan membandingkan peran dari titik penalti serta striker Chelsea Werner mempunyai kesempatan buat bawa Jerman unggul, cuma buat membebaskan tembakannya dikala menemukan kesempatan gemilang di dalam kotak penalti. Makedonia Utara membenarkan kemenangan memiliki itu kala Eljif Elmas membuat peran jadi 2- 1 dengan 5 menit tersisa.

“Ia wajib membuang bola itu, tidak terdapat persoalan sama sekali,”kata Joachim Low di RTL sehabis pertandingan.”Ia sudah menampilkan di mari ia dapat mencetak berhasil.

“Tetapi ia tidak memukul bola dengan kaki kirinya, bila ia melaksanakan kontak bersih dengan bola itu merupakan berhasil.”

Low, yang sudah jadi manajer Jerman semenjak 2006 serta memenangkan Piala Dunia 2014, hendak meninggalkan jabatannya sehabis Kejuaraan Eropa 2021. Ini merupakan kekalahan pertamanya di kualifikasi Piala Dunia bersama Jerman.

Jerman cuma sempat kalah dalam 2 pertandingan kualifikasi Piala Dunia sejauh sejarah mereka, sehabis tadinya kalah dari Portugal pada 1985 serta Inggris pada 2001.

“Kekalahan ini terdapat pada kita hari ini,”kata Low.”Kekecewaannya besar bila kalian kalah semacam itu.”

Gundogan dari Manchester City meningkatkan:”Kami tidak boleh kalah melawan lawan semacam itu. Aku tidak dapat menjelaskannya.”

Pelatih kepala Joachim Löw serta para pemainnya mengkritik diri sendiri dalam analisis mereka menyusul kekalahan 2- 1 di kualifikasi Piala Dunia FIFA dari Makedonia Utara pada Rabu malam. DFB. de mengumpulkan respon dari Die Mannschaft.

“Kami betul- betul kecewa. Kami cuma nampak sangat letih hari ini. Tidak terdapat tenaga tentang game kami serta kami membuat sangat banyak kesalahan ke depan. Dikala kami menggerakkan bola dengan kilat, kami nampak beresiko. Lawan kami duduk dalam serta kami tidak bisa menciptakan metode buat menghancurkan mereka. Secara totalitas, itu mengecewakan,” kata Joachim Low.

Dengan 3 pertandingan dalam 7 hari- mengikuti agenda klub yang telah menakutkan buat sebagian besar skuadnya- manajer Jerman Joachim Löw wajib senantiasa pintar dalam mengelola pemainnya sepanjang sela waktu internasional ini.

Konsistensi terkutuk, babak kualifikasi Piala Dunia FIFA ini hendak lebih tentang bertahan dari agenda daripada hendak bertahan lebih lama dari lawan. Sebanyak itu jelas untuk nyaris seluruh orang yang mengamati tamasya sepanjang seminggu ini, itu tentu tergelincir oleh Löw, yang cuma membuat 2 pergantian line- up dalam 3 pertandingan- meskipun sebagian starternya mengidap pukulan ataupun baru saja pulih dari luka.

Alih- alih memakai rotasi yang berat ataupun apalagi pergantian pemain dini, Löw mengendarai starternya dengan keras sepanjang masa yang secara raga telah meletihkan sangat banyak- dan setelah itu membayar biayanya dengan kekalahan brutal 2- 1 di tangan Makedonia Utara.

“Kekecewaan sangat besar sehabis pertandingan ini. Kami juga letih hari ini. Kami tidak mempunyai kesegaran dalam aksi, kami membuat sangat banyak kesalahan dalam game ke depan,”kata Löw( semacam ditangkap oleh DFB).”Kapanpun kami bermain dengan kilat, kami dapat jadi beresiko. Lawan duduk dalam, namun kami tidak menciptakan pemecahan apa juga buat itu. Secara totalitas, itu mengecewakan.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Mengenal Performa Ferran Torres, Rekrutan Anyar Manchester City

Manchester City kini telah resmi memiliki Ferran Torress setelah mereka melakukan pinangan pada Valencia. Kira-kira sebagus apa ya performa Ferran Torres sampai...

Masih Fit, Ibra Tuai Pujian Pasca Kontra Napoli

Ibrahimovic sepertinya tidak pernah menjadi tua! Pemain berusia 39 tahun, yang saat ini bersama AC Milan, membantu Italia meraih kemenangan Serie A...

Marcello ke Inter Miami Bersama Beckham

Bek kiri Real Madrid Marcelo terikat kontrak sampai Juni 2022; Tetapi, pemain berumur 32 tahun itu mungkin hendak meninggalkan Los Blancos sehabis...

Statistik Buruk Kepa Ini Diduga Bikin Chelsea Ingin Melepaskannya

Salah satu rumor transfer yang amat kencang beredar akhir-akhir ini adalah menyangkut Kepa. Dari kabar-kabar yang beredar kuat dikatakan bahwa Chelsea akan...