29 C
Indonesia
Thursday, December 9, 2021
Home Berita Kalah 4-0 Dari Liverpool, Arteta Mengaku Kebingungan

Kalah 4-0 Dari Liverpool, Arteta Mengaku Kebingungan

Rekor tidak terkalahkan Arsenal berakhir setelah kalah 4- 0 dari Liverpool di Anfield ketika Arsenal kehabisan peluang untuk menyeimbangkan rival Liga Premier mereka.

Arteta tampak impresif semenjak kalah dalam 3 pertandingan awal mereka musim ini dan The Gunners merambah pertandingan ini di urutan keempat dalam klasemen.

Namun jelas kalau Liverpool asuhan Jurgen Klopp akan tertarik untuk bangkit kembali setelah kekalahan mengejutkan melawan West Ham saat sebelum sela waktu internasional.

Sundulan Sadio Mane bawa The Reds unggul setelah babak awal yang menghibur di mana Arteta dan Klopp bentrok di pinggir lapangan.

Setelah itu Liverpool menghidupkan style dan mengambil kendali game, dengan Diogo Jota menggandakan keunggulan di babak kedua untuk menyegel poin.

Mohamed Salah dan Takumi Minamino meningkatkan gol ketiga dan keempat untuk membenarkan kemenangan.

Bukan rahasia lagi kalau kekuatan Liverpool terletak di lini depan mereka. Mohamed Salah sudah mencetak 11 gol dalam 12 pertandingan musim ini dan membagikan 7 assist. Diogo Jota juga dalam keadaan yang baik.

Apalagi Roberto Firmino kembali mencetak gol dan Mane sudah pulih dari” musim terburuknya” dengan kata- katanya sendiri.

Jadi untuk Arsenal untuk merendahkan 4 bek dan membiarkan trisula penyerang Salah, Mane dan Jota ruang untuk berkeliaran dan berlari semau hati merupakan aksi kriminal di pihak Arteta.

Saat The Gunners mengejar gol di babak kedua, mereka bersalah sebab mengirim bek sayap mereka lebih jauh ke atas lapangan, membuat mereka betul- betul terbuka ketika 3 pemain depan menolong diri mereka tiap- tiap mencetak gol.

Mane sanggup melangkah maju dan memilah Salah untuk yang ketiga saat Arsenal terengah- engah dan kembali ke gawang mereka.

Terkadang, pemain bermutu susah dihentikan. Namun dalam perihal ini, 3 bek dengan bek sayap tentu akan menolong menghalangi pengaruh mereka.

Kebalikannya, tim London utara menunjukkan tampilan defensif yang kurang baik di babak kedua dan mereka beruntung tidak kebobolan lebih dari 4 gol.

Arsenal mengalami badai ketika Liverpool tingkatkan tekanan dan The Gunners membagikan tendangan leluasa di setengah lapangan mereka sendiri.

Dengan pakar tendangan leluasa seperti Trent Alexander- Arnold berdiri di atas bola, perihal terakhir yang wajib dicoba Arsenal merupakan berikan pemain Inggris itu zona yang luas untuk meluncurkan bola.

Tetapi mereka melaksanakannya— dan anak buah Arteta membayar biayanya.

Ramsdale nyaris terpaku pada garisnya dengan para pemain bertahannya 20 yard di depannya dan itu membolehkan Alexander- Arnold untuk melayangkan bola, dengan Mane memusatkan sundulannya melewati kiper yang tidak berdaya.

Kayaknya suatu yang sudah mereka latih di tempat latihan dan bila itu perkaranya, Arteta wajib mengangkut tangannya sebab pada dasarnya mengundang Liverpool peluang untuk mengetuai dalam pertemuan ini.

Tidak apa- apa untuk menampilkan gairah di pinggir lapangan dan dalam permasalahan Arteta, bisa dipahami kalau ia mau melindungi para pemainnya.

Namun respon aneh Arteta terhadap pelanggaran yang nyatanya tidak beresiko terhadap Takehiro Tomiyasu merangsang pertengkaran sengit dengan Jurgen Klopp dan nyatanya sama sekali tidak butuh.

Pasti saja untuk para pemirsa di rumah malah menaikkan ketegangan dan keseruan. Namun laki- laki berumur 39 tahun itu memilah saat yang salah untuk kehabisan ide dan membuat dirinya bermasalah dengan Michael Oliver.

Terlebih lagi, itu cuma membangkitkan semangat pemirsa Liverpool di dalam Anfield, yang luar biasa tenang hingga saat itu.

Klopp umumnya merupakan wujud yang lebih bergairah di pinggir lapangan, jadi untuk Arteta untuk membongkar wujud dan kehabisan rasa ketenangan itu pasti saja aneh. ia bawa bisa jadi berikan Liverpool dorongan yang mereka butuhkan untuk melanjutkan dan memenangkan pertandingan ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Favorit

RB Leipzig Pastikan Tiket Semifinal Liga Champions Tantang PSG

Ada kejutan dalam babak perempat final Liga Champions yang mempertemukan RB Leipzig vs Atletico Madrid. Yang mana di laga tersebut ternyata RB...

Chelsea Ingin Fokus Pada Diri Sendiri Tanpa Melihat Tim Lain

Pelatih Chelsea, Frank Lampard sadar betul bahwa saat ini setiap pertandingan yang harus mereka lakukan memiliki tekanan yang berbeda-beda, namun demikian Lampard...

Barcelona Terancam Kehilangan Ter Stegen

Barcelona terancam kehilangan penjaga gawang andalan mereka, Marc-Andre Ter Stegen. Kiper yang berusia 27 tahun itu kabarnya telah menunda perpanjangan kontraknya di...

Garena Sudah Siapkan CODM Versi Baru

Selama ini Call of Duty Mobile Garena dan Versi Global akan mengerjakan pembaruan di waktu-waktu yang relatif bersamaan, walaupun dalam sejumlah kasus...