29 C
Indonesia
Monday, July 6, 2020
Home Berita Liga Champions UEFA Jasa Jerzy Dudek Sebagai Pahlawan Kemenangan Liverpool Di Final Liga Champions 2005

Jasa Jerzy Dudek Sebagai Pahlawan Kemenangan Liverpool Di Final Liga Champions 2005

Jerzy Dudek bukanlah seorang penjaga gawang terbaik dalam sejarah The Reds, tetapi namanya akan selalu abadi karena jasanya yang membuat Liverpool meraih gelar juara Liga Champions pada tahun 2005 dan akan ceritanya akan selalu disampaikan dari generasi ke generasi.

Mantan penjaga gawang yang kini sudah berusia 45 tahun tersebut datang ke Anfield pada usianya ke 28 tahun usai menyelesaikan tugasnya bersama Feyenoord yang dianggap menjanjikan. Sebagai seorang penjaga gawang, pesan terbesarnya pasti akan diarahkan pada partai puncak di Liga Champions tahun 2005 ketika The Reds bertemu dengan AC Milan.

Pada pertandingan babak pertama final Liga Champions kala itu, kipper asal Polandia ini harus rela menjadi pesakitan sebab gawang yang dijaganya dibobol sebanyak 3 kali oleh AC Milan. Dudek akhirnya terpaksa harus mau memungut bola dari dalam gawangnya ketika pertandingan tersebut baru berjalan kurang dari 1 menit yakni hanya 59 detik. Tendangan voli yang dilakukan oleh Paulo Maldini berhasil menyentuh Dudek, tetapi hal tersebut tidak cukup untuk menahan bola masuk kedalam gawang yang dijaganya.

Usai gol cepat yang dilakukan oleh legenda hidup AC Milan ini, Dudek kemudian harus rela dua kali dibobol lagi gawannya oleh Hernan Crespo. Gol kedua yang dilakukan Crespon ini sangatlah mempermalukannya, sebab Hernan Crespo menipu Dudek melalui tendangan cukil yang dilakukan untuk membobol gawangnya yang terpaksa membuat ia harus memungut bola ketiga kalinya dari gawang yang dijaganya.

Tertinggal dengan skor 3-0, The Reds benar-benar tengah berada di ujung tanduk. Tetapi rasa percaya diri yang dimiliki oleh squad Liverpool kala itu tidaklah luntur untuk menghadirkan sebuah keajaiban pada partai puncak di Istanbul, Turki.

Jerzy Dudek juga memiliki pesan besar dalam kebangkitan yang dialami oleh Liverpool pada pertandingan tersebut. Salah satu perannya yang sangat krusial kala itu adalah aksinya dalam membendung tendangan bebas dari Andriy Shevchenko. Yang mana usai kejadian itu, Liverpool baru dapat menciptakan gol balasan melalui aksi Steven Gerrard dan Vladimir Smicer, skor sementara 2-3.

Ditengah kondisi yang tertekan, akhirnya The Reds mendapatkan hadiah tendangan penalty dan diselesaikan dengan baik oleh Xabi Alonso sebagai algojo meskipun sempat lebih dahulu ditepis oleh Dida. Jerzy Dudek akhirnya benar-benar berusaha sekeras mungkin agar perjuangan pemain depan tidak sia sia dan skor berubah menjadi 3-3.

Ketangguhan Dudek dalam menjaga gawang The Reds masih berlanjut hingga babak perpanjangan waktu. Rossoneri yang lebih sering melakukan serangan sempat mendapatkan sebuah peluang emas untuk membobol gawang Liverpool lagi melalui aksi Shevchenko, namun Dudek lagi-lagi berhasil menjaga gawangnya dengan dua penyelamatan gemilang. Skor akhirnya tetap di angka 3-3 hingga pertandingan harus dilanjutkan dengan adu penalty.

Pada drama adu penalty sebagai penentu juara, gaya yang dilakukan Dudek untuk membuyarkan konsentrasi pemain AC Milan dengan melakukan liukan badan ketika bersiap menerima tendangan nyatanya berhasil.

Andre Pirlo dan Serginho sebagai algojo harus kalah dalam adu mental bersama kipper asal Polandia ini. Tendangan yang dilepaskan oleh Serginho melambung jauh diatas mistar gawang sedang ejsekuti Andre Pirlo berhasil ditepis oleh Dudek.

Melalui kondisi yang seperti itu, Rossoneri mencoba untuk bangkit dan Dida pun berhasil menggagalkan tendangan dari John Arne Riise. Tetapi Dudek pun berhasil menyudahi perlawanan yang dilakukan Rossoneri pada eksekutor ke 5. Ketika Shevchenko yang telah hilang kepercayaan dalam berhadapan dengan Dudek akhirnya hanya melakukan tendangan lemah ke arah tengah dan tangan Dudek pun mampu menghalau bola.

Aksi tersebut sontak membuat Dudek sebagai man of the match dan pemain Liverpool pun langsung berhamburan mengejar Dudek dengan riang gembira. Liverpool akhirnya keluar sebagai juara Liga Champions 2005.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

WINBIG88

- Advertisment -

Most Popular

Inilah Hasil Premier League Malam Ini : Liverpool Menang, Man City Takluk

Malam tadi Minggu 5 Juli 2020 dan Senin 6 Juli 2020 dinihari WIB, Liga Inggris melakukan beberapa laga lanjutan pekan ke 33....

Athletic Bilbao vs Real Madrid : Adalah Kesempatan Madrid Jauhi Barcelona

Real Madrid akan melakukan laga lawatan ke kandang Athletic Bilbao untuk melakoni laga lanjutan pekan ke 34 LaLiga. Meski hadir sebagai tim...

Simone Inzagni Beberkan Penyebab Lazio Digulung Oleh AC Milan

Lazio baru saja dihajar oleh AC Milan dengan skor 3-0, kekalahan besar etrsvbeut mereka dapatkan saat melakoni laga di Olimpico pada dinihari...

Chelsea Ingin Fokus Pada Diri Sendiri Tanpa Melihat Tim Lain

Pelatih Chelsea, Frank Lampard sadar betul bahwa saat ini setiap pertandingan yang harus mereka lakukan memiliki tekanan yang berbeda-beda, namun demikian Lampard...

Recent Comments