29 C
Indonesia
Monday, November 30, 2020
Home Berita Liga Italia Jangan Paksakan Liga Italia Bergulir Kembali

Jangan Paksakan Liga Italia Bergulir Kembali

Pandemi Covid-19 ini membuat penggemar sepak bola kecewa, karena liga Italia terancam punah musim ini jika wabah terus merebak sampai dengan bulan Juni mendatang. Tentunya hal itu merupakan kesedihan yang mendalam bagi para penggemar sepak bola khususnya yang menunggu-nunggu Liga Italia bergulir ini.

Sebelumnya Presiden UEFA juga telah mengumumkan jika Liga Italia musim ini akan ditunda hingga pertengahan bulan Juni mendatang, namun melihat kembali situasi dan kondisi, jika wabah Covid-19 ini masih merebak dan pemerintah kembali memperpanjang masa darurat, maka terpaksa Liga Italia musim ini akan menghilang.

Namun, dirinya juga memikirikan kembali solusi lain terkait dengan masalah ini. Presiden Asosiasi Pemain Sepak Bola Italia yakni Damiano Tommasi mengatakan para pemain sepak bola juga telah siap melakukan apapun demi melawan Covid-19 ini. Menurutnya, permainan sepak bola sekarang ini bukanlah yang terpenting lagi bagi Italia. Ia juga mengatakan jika para pemain sepak bola juga siap untuk melakukan apapun yang diintruksikan untuk melawan Covid-19.

Dia juga mengatakan” Kami siap melakukan bagian kami, tetapi pertama-tama, kami perlu memahami apakah pemain sepak bola akan melanjutkan permainan atau tidak” Katanya kepada Corriere della Sera, dikutip dari Football Italia.

Untuk saat ini, menurut Damiano Tommasi kesehatan semua orang adalah prioritas, dan juga para pemain sepak bola. Perlu kamu ketahui juga jika klub Italia sudah melaksanakan kebijakan pemotongan gaji. Juventus juga mengkonfirmasi pemotongan upah pada hari Minggu tanggal 29 Maret 2020. Dengan melakukan pemotongan upah, maka mereka telah menghemat sebesar 90 juta euro.

Damiano Tommasi juga mengatakan, para pemain sepak bola juga siap membahas terkait dengan langkah-langkah yang diperlukan saatnya waktunya tepat dan yang penting untuk sekarang ini ialah kesehatan semua orang.

Dia juga telah mendengar mengenai tim yang ingin melakukan kegiatan latihan, namun dia mengikuti protocol federasi medis, karena ini adalah saat yang sulit dan kami memprioritaskan.

Menurutnya, sepak bola bukanlah hal yang penting untuk sekarang ini, karena Damiano Tommasi ingin semuanya harus bisa memahami jika ada kebiasaan yang harus berubah, mengenai masalah kelanjutan system juga merupakan hal yang menarik bagi Damiano Tommasi, karena dirinya juga ingin jika system ekonomi juga dipertahankan.

Dia juga mengharapkan pengelola Serie A tidak harus memaksakan melakukan pertandingan musim ini dalam waktu yang dekat, karena menurutnya, sekarang ini lebih baik memulihkan kondisi negara Italia akibat wabah Covid-19 ini.

Sekitar 10.223 orang telah meninggal di Italia, hal itu adalah fakta yang membuat semua warga sedih, pasalnya negara Italia sudah melakukan Lockdown selama satu bulan guna mencegah tersebarnya Covid-19.

Tentunya, hal ini juga membuat pemain sepak bola merasa sedih, karena beberapa teman bermain mereka juga telah dinyatakan positif Covid-19. Bahkan Diego Godin yang merupakan seseorang bek Inter Milan mengecam otoritas sepak bola Italia kurang tegas dalam menyikapi wabah Covid-19 ini.

Pertandingan Serie A pada saat itu belum berhenti sampai 9 Maret, namun ketika pemerintah Italia melakukan Lockdown pertandingan dilakukan secara tertutup. Pertandingan yang dilakukan secara tertutup salah satunya ialah pertandingan Inter Milan melawan Juventus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Harry Kane dan Timnas Inggris Diuntungkan Setelah Ada Pergeseran Jadwal Piala Eropa

Dunia sepak bola kini sedang dirundung kekhawatiran dan kebingungan akibat pandemi Virus Corona yang mewabah sampai ke hampir seluruh negara di dunia....

Presiden Barcelona Ungkap Proses Negosiasi dalam Hal Potong Gaji

Josep Maria Bartomeu, Presiden Barcelona, akhirnya mengungkapkan jalannya negosiasi yang berlangsung sebelum pihak klub berhasil mencapai kesepakatan dengan para pemainnya tentang pemotongan...

Masa Depan Paul Pogba Jadi Dilema yang Besar untuk MU

Masa depan yang dimiliki oleh Paul Pogba nampaknya masih menjadi dilemma yang besar untuk pihak Manchester United pada musim selanjutnya. Mereka masih...

Class 92 Manchester United Tidak Hanya Mempunyai Scholes dan Beckham. Bagaimana Nasib Pemain Lain?

Class of 92 merupkan bentuk kesuksesan akademi Manchester United dalam membentuk pemain-pemain berkualitas. David Bechkham dan Paul Scholes adalah dua pemain yang...