29 C
Indonesia
Thursday, October 1, 2020
Home Berita Internasional Jan Koller : Penyerang 2 Meter Yang Yang Dinobatkan Menjadi Pemain Terbaik

Jan Koller : Penyerang 2 Meter Yang Yang Dinobatkan Menjadi Pemain Terbaik

Bagi pengeemar sepakbola era 2000-an nama Jan Koller tentu tidak asing lagi, pemain bertinggi 202 cm tentu sangat mencolok ketika berada di lapangan hijau, bahkan bagi para pecinta game sepakbola, Jan Koller kadang selalu ditempatkan di posisi penjaga gawang walau posisi sebenarnya adalah seorang striker, dia bukanlah seorang penyerang sembarangan, karirnya dimulai saat dia meniti karir di Sparta Prague dari tahun 1994 hingga 1996, saat kecil Jan Koller bukanlah seorang striker yang kita kenal sekarang melainkan adalah seorang penjaga gawang, namun akhirnya dirinya memutuskan untuk menjadi seorang penyerang ujung tombak, keputusannya menjadi seorang penyerang ternyata tidaklah keliru.

Di awal karir profesionalnya, dia menjalani debut dengan Sparta Prague saat menghadapi SK Benesov di musim panas 1995, ketika itu Koller masuk sebagai pemain pengganti saat pertandingan menyisakan waktu 20 menit lagi. Musim pertamanya bersama Sparta Prague terbilang tidak buruk, dari 6 kesempatan yang dia lakoni bersama klub Sparta, dia berhasil mencetak 1 gol oleh pria berkepala pelontos tersebut.

Musim berikutnya Jan Koller semakin berkembang dan meningkat kualitas permainannya. Perkembangan ini terlihat dari seringnya dia dimainkan oleh Sparta Prague, di musim tersebut dia dimainkan sebanyak 23 pertandingan dan berhasil mencetak 4 gol.

Di musim kedua ini pula tim Sparta Prague menjuarai piala Ceko tahun 1996, perkembangannya yang semakin signifikan membuat klub asal Belgia KSC Lokeren kepincut untuk mendatangkan dirinya. Pada musim 1996/1997 Jan Koller pun resmi menjadi bagian dan langsung mendapat kepercayaan dari klub tersebut, kesuburannya dalam mencetak gol pun semakin meningkat.

Tiga musim membela Lokeren ia tampil dalam 102 laga dan mencetak 46 gol, penampilan apiknya bersama Lokeren membuat klub raksasa Belgia RSC Anderlecht memutuskan untuk mengambil jasanya. Dia bergabung dengan Anderlecht pada musim 1999/2000, bergabung dengan tim besar membuat Jan Koller semakin terbantu untuk menunjukan kapasitas dan ketajamannya, di musim pertamanya dia sukses mencetak 30 gol dari 45 laga di seluruh kompetisi yang dia jalani bersama klub tersebut, prestasinya ini mengantarkan dirinya menjadi top scorer Belgian Pro League di musim pertamanya membela Anderlecht dan dinobatkan pula sebagai pemain Ceko terbaik pada musim 1999/2000.

Puncak karir Koller adalah ketika dirinya bergabung dengan salah satu raksasa Bundes Liga Jerman Borussia Dortmund, dia bergabung dengan Dortmund pada musim 2001/2002. Di musim pertamanya dia langsung menjadi andalan di tim utama Dortmund dan bermain sebanyak 33 pertandingan dengan koleksi 11 gol di Bundes Liga.

Di musim pertamanya itu pula ia turut membawa Borussia Dortmund juara Bundes Liga, tak hanya itu, dia juga sempat membawa timnya melaju ke ke partai final piala UEFA pada tahun 2002, di musim berikutnya, Koller kembali mengenang masa kecilnya pada saat menjadi seorang kipper.
Latihannya menjadi seorang penjaga gawang ternyata sangat berguna ketika dia terpaksa menjadi seorang kipper dadakan, karena kipper utama mereka Jens Lehmann harus mendapatkan kartu merah akibat protes berlebihan kepada wasit saat insiden gol kedua Bayer Munchen.

Dalam keadaan 1-2 dan sudah menggunakan 3 pergantian pemain, Koller pun terpaksa harus menggantikan posisi Jens Lehmann untuk menjaga gawang Borrusia Dortmund dari gempuran serangan Bayer Munchen. Dia sebelumnya diturunkan sebagai penyerang ujung tombak, dan sempat mencetak gol ke gawang yang di jaga Oliver Kahn kala itu. Ketika terpaksan menjadi seorang kiper itulah bakat Koller sebagai penjaga gawang mulai terlihat. Dia berhasi menghindarkan gawangnya lebih banyak kebobolan dengan melakukan penyelamatan gemilang.

Koller juga sempat kembali maju di menit-menit terakhir pertandingan saat timnya mendapatkan sepak pojok, pada akhirnya Koller mampu tetap menjaga gawangnya dari kebobolan namun tetap gagal menghindarkan timnya dari kekalahan, Harian Kicker bahkan sempat menobatkan Jan Koller sebagai Goalkeeper of the week atau menjadi kiper terbaik pada minggu tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Juventus Lalui Penderitaan Sebelum Akhirnya Kunci Glar Juara

Akhirnya Juventus berhasil mengunci glar juara Serie A musim 2019/2020. Gelar ini merupakan gelar ke 9 yang berhasil mereka raih secara beruntun...

Ini Dia Penyebab ribuan nyawa membuat malam yang indah Atlanta berubah menjadi Tangis di Kota Bergamo

Anggap Remeh : Pertama kali ditemukan kasus virus Corona Covid-19 di Italia, pada 15 Februari 2020, Menurut data worldometers.info. Namun jumlahnya saat...

Yogyakarta Siap Jika Harus Jadi Tuan Rumah Shopee Liga 1

Beberapa waktu lalu PSSI membuat rapat dengan pihak klub peserta Liga 1 dan Liga mengenai kelanjutan kompetisi. Dari hasil tersebut diketahui bahwa...

Inter Milan Yang Kelaparan Akan Terus Melaju

Salah satu tiket semifinal Liga Europa kini berhasil didapatkan oleh Inter Milan. Mereka berhasil menyingkirkan Bayern Laverkusen pada babak perempat final. Saat...