29 C
Indonesia
Wednesday, December 8, 2021
Home Berita Italia Resmi Jadi Juara Euro 2021

Italia Resmi Jadi Juara Euro 2021

“Its coming home” merupakan slogan buat regu sepak bola nasional Inggris, yang tidak mempunyai trofi internasional utama semenjak memenangkan Piala Dunia FIFA pada tahun 1966.

Satu pertandingan lagi buat mengakhiri semua kejayaan Inggris dari awal Euro 2021. Nah, apa yang membuat Inggris bisa mengalami kekalahan dalam adu penalti?

“Kedua tim memang bermain cukup ketat. Hal ini dapat dilihat dari laga yang berakhir 1-1. Namun tentunya penalti adalah soal keberuntungan dan skill dari masing-masing orang. Ini akan sangat sulit diprediksi dan aku sudah cukup bangga untuk anak asuhku,” kata Southgate.

Inggris tidak perlu waktu lama buat membuat pemirsa tuan rumah di Stadion Wembley berangkat sebab mengawali dengan baik dengan bek kiri Manchester United Luke Shaw membuka skor 2 menit merambah pertandingan melawan Italia.

Walaupun membuka skor, Inggris tidak mendominasi babak awal buat menggunakan bermain di kandang. Italia memahami kemampuan bola dengan 65% serta membebaskan 6 tembakan total dalam 45 menit awal.

Di babak kedua, Italia mempertahankan kemampuan bola dengan 70%, namun tembakan mereka kesimpulannya mulai menimpa target. Pada menit ke- 66, bek Juventus FC Leonardo Bonucci mencetak gol sehabis berebut bola lepas yang berasal dari tendangan sudut.

Sepanjang sisa waktu 24 menit, skor senantiasa imbang. Bonus 30 menit waktu bonus tidak lumayan buat menciptakan pemenang, serta final dilanjutkan dengan adu penalti.

Saat striker Torino FC, Andrea Belotti, melupakan kesempatan tendangan penaltinya, kayaknya bintang- bintang itu berpihak pada Inggris. Tetapi, mimpi itu jadi mimpi kurang baik saat Marcus Rashford serta Jadon Sancho kandas mengeksekusi tendangan penalti mereka buat Inggris dalam adu penalti.

Tekanan buat memperpanjang harapan Inggris jatuh di pundak Bukayo Saka yang berumur 19 tahun. Gelandang Arsenal itu maju namun upaya tendangan penaltinya dihentikan oleh pemain Italia Gianluigi Donnarumma buat membagikan trofi Euro kepada regu Italia itu.

Sedangkan itu, Inggris wajib menunggu sampai tahun depan saat Piala Dunia kembali diselenggarakan di Qatar bila berharap memenangkan trofi internasional yang susah diraih itu.

Kemenangan adu penalti Italia atas Inggris di final Euro 2021 menciptakan ketegangan yang luar biasa bagi para fans yang menyaksikan baik dari rumah maupun dari Wembley Stadium.

Sisi Roberto Mancini timbul selaku pemenang di Wembley buat memperoleh trofi besar awal semenjak Piala Dunia 2006.

Adegan perayaan yang meriah nampak di segala negara, paling utama di Piazza del Popolo Roma serta Piazza del Duomo di Milan.

Ini ialah pergantian haluan untuk bangsa, yang apalagi kandas lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia.

Mancini, yang mengelola Manchester City antara 2009 serta 2013, dikreditkan atas pembalikan nasib regu.

” Pengakuan besar buat Roberto Mancini serta para pemain kami- mereka sudah mewakili Italia dengan baik serta membagikan kehormatan untuk berolahraga,” kata presiden Italia Sergio Mattarella, yang melihat pertandingan dari kotak kerajaan di Wembley.

Web website La Repubblica menampilkan Mancini serta para pemainnya memperingati dengan tajuk” Europe Is Ours”.

La Gazzetta dello Sport, sedangkan itu menyamakan Presiden Mattarella dengan pendahulunya Sandro Pertini, yang perayaan seragam di kotak kerajaan Madrid di Madrid pada tahun 1982 jadi salah satu foto abadi dari turnamen itu.

Pesan berita lain, Il Messaggero, menyanjung Mancini serta kiper Gianluigi Donnarumma, yang menyelamatkan 2 penalti, berkata ia sudah menghipnotis Wembley serta kalau keduanya sudah bersama- sama“ menandaii” kemenangan Italia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Favorit

Kepergian Grealish ke Manchester United telah di Ikhlaskan Legenda Aston Villa

Legenda Aston Villa yang pula mantan penyerang Timnas Inggris, Darius Vassell, mengikhlaskan bila kapten The Villans-- julukan Aston Villa, ialah gelandang serbu...

Pemain Terburuk Pembelian Sir Alex Ferguson Saat Melatih Manchester United

Pada saat masih melatih Manchester United, Sir Alex Ferguson hampir selalu sukses dalam mengambil keputusan. Baik dalam pemilihan strategi bermain, memotivasi pemain...

JIim Croque, pemain muda Belanda berdarah Indonesia?, Sosok yang bisa di teladani Jim Croque Untuk menjadi Bintang Dunia

Pemain keturunan jawa yang dijuluki sebagai the next Lewandowski, Jim Croque, ia mengaku bahwa dirinya belum bisa memastikan akan membela Tim...

Quique Setien Tidak Memiliki Saingan di Barcelona

Quique Setien belum memiliki saingan pada posisinya sebagai seorang pelatih Barcelona sesudah rencana klub mendatangkan Ronald Koeman yang terbatasi pandemi corona virus...