29 C
Indonesia
Sunday, November 27, 2022
Home Berita Inter Terpaksa Relakan Eriksen yang Tidak Boleh Bermain di Italia

Inter Terpaksa Relakan Eriksen yang Tidak Boleh Bermain di Italia

Inter terbuka untuk melepas Christian Eriksen ke klub lain yang tidak berada di Italia, sebab pemain internasional Denmark itu dilarang bermain oleh otoritas kedokteran di Italia.

Nerazzurri sudah menerangkan kondisi pemain internasional Denmark, yang pingsan saat pertandingan EURO 2020 melawan Finlandia musim panas ini.

Setelah hadapi serangan jantung sepanjang pertandingan di Parken Stadium, Eriksen memasang defibrilator jantung dan karirnya di Serie A dapat berakhir bila ICD permanen.

Inter menerbitkan statement untuk menarangkan kalau mereka terbuka untuk membiarkan pemain meninggalkan San Siro, sebab mantan playmaker Tottenham tidak bisa didaftarkan untuk musim 2020- 21.

“Dengan mengacu pada hak pendaftaran pemain Eriksen,”tulis klub dalam suatu pernyataan.”Butuh dicatat kalau setelah cedera sungguh- sungguh yang terjalin sepanjang Kejuaraan Eropa pada Juni 2021, pemain tersebut untuk sedangkan dilarang oleh otoritas kedokteran Italia dari kegiatan berolahraga di musim ini.

“Walaupun keadaan pemain saat ini tidak penuhi persyaratan untuk menggapai kebugaran berolahraga di Italia, perihal yang sama bisa dicapai di negeri lain di mana pemain bisa melanjutkan kegiatan kompetitif.”

Nerazzurri belum menutup pintu untuk mungkin penjualan, dengan anggapan ia akan memperoleh lampu hijau untuk melanjutkan kegiatan di negeri lain.

Inter mengonfirmasi kalau mereka bisa memikirkan untuk melanjutkan penjualan pemain ke tim asing di mana keadaan saat ini tidak mengecualikan mungkin untuk memperoleh kelayakan.

Mantan bek itu bermain dengan luar biasa di Italia untuk sebagian klub seperti Juventus, Napoli, Roma dan terakhir, Inter.

Tetapi, ia berumur dini 30- an kala ia pensiun dari sepak bola dan keputusannya untuk menyerah pada karir bermainnya mengejutkan sebagian orang.

Maragon mengatakan kalau dia mempunyai tawaran untuk meninggalkan Italia dan bergabung dengan Tottenham pada tahun 1987, namun dia mempunyai 2 tahun tersisa di kontraknya dengan Inter.

Ia mau Inter membebaskannya dari kontraknya namun perundingan tidak membolehkan ia untuk meninggalkan klub dan mantan bek itu berperan atas ancamannya untuk menyerah pada sepak bola setelah konvensi tidak ditemui.

Marangon berkata kepada setiap hari Italia Corriere del Veneto:”Aku terletak di Inter, aku kembali dari cedera lutut yang sungguh- sungguh dan aku mau mengganti suasana klub dengan yang baru.

“Aku mempunyai peluang untuk berangkat ke Tottenham, namun aku masih terikat dengan Inter sepanjang 2 tahun, dengan upah besar. Aku memohon klub untuk melepaskan aku, untuk merendahkan tuntutan.

“Setelah satu bulan perundingan, aku berkata kalau bila mereka tidak membebaskan aku, aku akan menyudahi bermain.

“Mereka tidak yakin padaku.

“Aku tidak menyukai ini, jadi aku memutuskan untuk menghilang dan berangkat ke New York.”

Chris Hughton menempati posisi bek kiri di Tottenham sepanjang tahun- tahun itu namun nyatanya Spurs pun mau untuk membayarnya di musim depan.

Di sisi lain, Lautaro Martinez sudah mengakhiri spekulasi menimpa masa depannya setelah penyerang Argentina itu menandatangani kontrak baru dengan Inter Milan, yang akan buatnya bertahan di juara Serie A sampai 2026.

Kontrak Martinez merupakan pernyataan berarti dari Inter setelah offseason yang bergejolak, yang membuat pelatih Antonio Conte berangkat sebab ia tidak bahagia sebab ia tidak akan sanggup membangun skuad pemenang gelarnya, dan Inter menjual 2 pemain topnya di Romelu Cederaku dan Achraf Hakimi.

“Aku sangat bahagia tinggal di klub ini sepanjang bertahun- tahun yang akan tiba,”kata Martinez dalam suatu video yang diposting di akun media sosial klub.”Hingga jumpa di stadion! Forza Inter!”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Favorit

Bek Tengah Juventus, Daniel Rugani Positiv Terinfeksi Virus Corona!

Kita sama tahu bahwa Italia saat ini tengah di lockdown karena merebaknya virus corona yang tidak terkendali di negara tersebut, karena virus...

Fatma Samoura, Sosok Perempuan Afrika Pertama Sebagai Sekjen FIFA

Fatma Samoura menghabiskan 21 tahun bekerja pada program Perserikatan Bangsa- Bangsa( PBB) tingkatan besar di Italia, Republik Djibouti, Kamerun, Chad, Guinea, Niger,...

Covid-19 Mulai Mereda, Serie A akan Digelar Kembali Bulan Mei?

Kabar baik rupanya datang dari gelaran kompetisi sepak bola papan atas Italia, Serie A. sebuah laporan menyebutkan jika Serie A bisa digelar...

5 Original Sentences That Will Make Your Essay Stand Out From the Rest

Written essays are among the few academic subjects that may earn a fantastic grade, especially if they've been prepared properly. Even in...