29 C
Indonesia
Saturday, July 24, 2021
Home Berita Liga Indonesia Ini Alasan Bambang Pamungkas, Pernah Abaikan Panggilan Ajudan Presiden

Ini Alasan Bambang Pamungkas, Pernah Abaikan Panggilan Ajudan Presiden

Pemain klub sepak bola yang dikenal dengan nama Bambang Pamungkas atau yang akrab di panggil dengan nama Bepe, ternyata pernah mengalami hal yang kurang menyenangkan di masa lalunya. Ia mengaku pernah menerima telepon dari nomor yang tidak dikenal dan mendapatkan ancaman pembunuhan. Hal ini menjadi pertimbangannya untuk sangat berhati-hati menerima panggilan dari nomor yang tidak dikenal.

Pengalaman itu juga yang menjadi alasan Bepe saat pernah dikabarkan mengabaikan panggilan telepon dari ajudan presiden dan pernah juga menacuhkan panggilan dari menteri dalam sejumlah kesempatan. Bintang lapangan yang juga sempat bergabung dengan Tim Nasional Indonesia, bisa dikatakan ‘truma’ mendapat panggilan dari nomor yang tidak dikenal.

“Bahkan dalam beberapa waktu, ada panggilan telepon dari menteri atau ajudan presiden pun saya tidak angkat, jika dari nomor yang tidak dikenal. Setelah mereka mengirimkan sms, baru setelah itu saya yang menelepon kembali,” jelas Bepe, sebagaimana yang ia terangkan dalam blognya sendiri, bambangpamungkas20.com “Ada rasa insecure dan rasa tidak nyaman, ketika akan mengangkat telepon dari nomor yang tidak saya kenali,” tambahnya.

Selain itu, beberapa tahun lalu bahkan Bepe mengungkap pernah menerima ancaman di bunuh dari salah satu fans rahasianya jika ia memutuskan akan keluar dari klub Persija Jakarta. Hal tersebut Bepe alami saat awal di bulan November pada tahun 2002. Ketika itu, Bepe menerangkan awalnya ia menerima telepon dari nomor yang tidak dikenalnya ketika ia sedang melakukan latihan bersama Tim Nasional Indonesia di daerah Malang Jawa Timur, ketika melakukan persiapan pertandingan Piala Tiger 2002 (yang dikennal sekarang AFF Cup).

Saat itu, ada telepon yang munghubungi nomor Bepe, kemudian tanpa melihat siapa yang menghubunginya, ia langsung menerima panggilan itu. Ketika dicoba untuk mengonfirmasi nama yang menelfonnya, Bepe malah mendapat ancaman yang bukan main-main, yaitu akan dibunuh jika pindah dari tim Macan Kemayoran.

“Lo gakan kenal gue, tapi gue kenal lo. Gue cuman mau bilang, kalo sampe lo pindah dari klub Persija awas ya lo mati,” ujar orang yang meneleponnya itu. “Lo gausah tau siapa sebenernya gue, yang pasti kalo lo sampe pindah dari tim Persija, gue bakal cari lo,” lanjut si penelepon. Hal tersebt sangat mengejutkan dan membuat Bepe syok, Karena rasa penasaran, Bepe melakukan panggilan kembali ke nomor yang tak dikenal tadi, tetapi ia tidak ada yang menjawab panggilan teleponnya.

Kejadian-kejadian tersebut bisa dia alami, karena pria yang merupakan eks pemain Persija itu merupakan pemain yang sangat diinginkan banyak pihak di bursa transfer saat akhir musim. Ketika itu, Bepe mendapatkan penghargaan top skor saat musim 2000 dan juga termasuk pemain muda terbaik pada tahun 2001. Pria yang saat ini menjabat sebagai manajer klub Persija itu bahkan sempat diberi tawaran secara terang-terangan untuk bergabung bersama klub PSM Makassar, Persikota, PSMS Medan dan PSPS.

Disisi lain beruntungnya ancaman-ancaman yang ditujukan kepada Bepe tidak pernah terjadi, karena memang sang bintang lapangan itu tidak pernah dan tidak memungkinkah untuk pindah dari klub Persija Jakarta. Karena, manajemen klub yang memiliki julukan Macan Kemayoran saat itu menahannya dengan kontrak yang sah untuk tetap bermain selama tiga tahun lamanya. Mengingat banyaknya klub sepak bola yang menginginkannya untuk bergabung Sampai saat ini pun penelepon yang mengancam masih belum terungkap siapa orangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Favre Kecam Pemain Lazio yang Diving

Manajer Borussia Dortmund Lucien Favre mengecam pemain Lazio, Sergej Milinkovic-Savic karena caranya memenangkan penalti dalam hasil imbang 1-1 mereka dalam pertandingan penyisihan...

Tanggapi Kasus Aniaya Saddil Ramdani, Bhayangkara Fc Manut Aturan Hukum

Dunia sepak bola Indonesia baru-baru ini sempat beredar kabar tentang salah seorang yang melaporkan kasus dugaan pengaiayaan yang dilakukan oleh pemain sepak...

Roberto Carlos : Manusia Peluru Yang Lebih Suka Bertahan

Roberto Carlos Da Silva Rocha, lahir pada tanggal 10 April 1973 di Garca, Sao Paulo, Brasil, dia dilahirkan dari ibu bernama Vera...

Jamie Vardy Hatrick, Leicester City Pecundangi Manchester City

Jamie Vardy Trigol pemain penyerang Leicester City menjadi momok untuk lini belakang Manchester City pada saat Laga pekan ketiga Premier League....