29 C
Indonesia
Friday, December 9, 2022
Home Berita Inggris vs Denmark, Gol Kemenangan yang Kontroversial

Inggris vs Denmark, Gol Kemenangan yang Kontroversial

Gol pembuka Inggris melawan Denmark tampaknya menuai polemik. Para fans menilai bahwa gol tendangan bebas dari Sterling itu seharusnya dianulir. Alhasil, fans pun berdebat di media sosial dan para pakar sepakbola pun akhirnya buka suara.

Ketentuan FIFA melaporkan kalau:”Di mana 3 ataupun lebih pemain regu bertahan membentuk bilik, seluruh pemain regu penyerang wajib senantiasa terletak paling tidak 1 m( 1 yard) dari bilik hingga bola dalam game.”

Podcaster Manchester City David Mooney dengan kilat menciptakan pelanggaran serta menampilkan ketentuan yang relevan di Twitter.

Teruji ketentuan satu m tidak dipatuhi oleh para pemain Denmark serta wasit dan VAR kandas menciptakan kesalahan di tengah selebrasi meriah dari Denmark.

Terjalin keluhan dari para pemain Inggris terhadap gol tersebut, paling utama dari Harry Maguire yang berang sebab wasit Danny Makkelie yang terlebih dulu membagikan tendangan leluasa ke gawang Luke Shaw buat memfasilitasi gol tersebut.

Tetapi, tidak jelas apakah para pemain Inggris memprotes tembok Denmark.

Raheem Sterling memenangkan penalti yang meragukan dalam pertandingan semifinal timnya di Stadion Wembley.

Di dasar kontak minimum, pemain sayap Manchester City jatuh di dalam kotak- dengan wasit pertandingan Danny Makkelie menunjuk titik putih.

Harry Kane melupakan tendangan penalti selanjutnya, namun mencetak gol pada rebound buat mengirim Three Lions ke final.

Penalti Inggris, bagaimanapun, merupakan pembicaraan tentang game sehabis peluit akhir, dengan mantan manajer Arsenal Wenger bertanya kenapa VAR tidak ikut serta.

Pemain legendaris Prancis itu tidak menyangka itu penalti, dengan berkata:”Tidak terdapat penalti. Aku tidak paham kenapa dalam suasana semacam itu VAR, wasit tidak berangkat serta memandang ke layar.

“Di dikala semacam itu, ia wajib betul- betul percaya.”

Penalti teruji berarti Saat Inggris mengalahkan Denmark 2- 1 buat mengamankan tempat mereka di final Euro 2020. Pasukan Gareth Southgate mengalami Italia asuhan Roberto Mancini di London pada Minggu.

Sancho, yang hendak menuntaskan kepindahannya yang sensasional ke Manchester United sehabis Euro, kesimpulannya membuat start pertamanya buat Inggris di Euro melawan Ukraina.

Jordan Henderson pula masuk dari bangku cadangan serta mengambil alih Declan Rice di babak kedua, dengan kapten Liverpool itu mencetak gol sundulan jarak dekat buat memenuhi kemenangan Inggris.

Gareth Southgate rela merendahkan bintang Inggrisnya dikala ia mengganti taktiknya di Euro.

Berdialog menjelang pertandingan melawan Denmark, Wenger sudah memperkirakan kalau Sancho hendak diturunkan buat semifinal.

Tetapi, legenda Prancis berumur 71 tahun itu mengakui kalau Henderson dapat jadi”berarti di semifinal.”

Wenger berkata kepada media:”Ke depan ia[Southgate] masih mencari pemecahan sempurna.

“Aku tidak percaya Sancho hendak bermain di semifinal, namun ia mempunyai 10 pemain yang ia ketahui hendak ia mainkan.

“Secara individu, aku suka Henderson pula Saat ia masuk sebab dari lini tengah yang dalam ia bermain ke depan, bola yang sangat bagus serta aku pikir ia dapat jadi berarti di semi final.

“Jadi, ia sudah belajar banyak tentang para pemainnya, ia sudah belajar banyak tentang dirinya sendiri. Itu bagus saat ini serta aku percaya mereka hendak susah dihentikan.”

Sancho tampak mengesankan sepanjang penampilannya melawan Ukraina sebab penggemar Inggris mau memandang pemain sayap berumur 21 tahun itu bermain di Euro 2020.

Southgate pula memakai Bukayo Saka, Phil Foden serta Jack Grealish dalam kekuatan serbuan Inggrisnya bersama Harry Kane serta Raheem Sterling.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Favorit

Daftar Pemain Muda Calon Penerus Ronaldo dan Messi

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi mendominasi sepakbola pada era 2010- an. Banyak bintang yang berupaya menyerupai ekspektasi keduanya, tetapi selalu gagal. Saat...

Vieira Sesalkan Kekalahan Crystal Palace

Patrick Vieira mengeluhkan kebobolan Crystal Palace di menit- menit terakhir melawan rival Brighton sebagai sesuatu yang”brutal". Ia menyesalkan tim yang bermain dengan...

Barcelona Melempem di El Clasico

Messi dan kawan-kawan harus menerima kekalahan lagi. Barcelona terpaksa tunduk dengan skor 1-3 pada pertandingan yang digelar di Camp Nou, Sabtu (24/10/2020)...

Webroot Review – Webroot Reliability Plus Designed for Computers

Webroot's antivirus protection has grown for being one of the most well-known antivirus courses for the two https://www.webroot-reviews.com/zero-day-vulnerability/ home and office....