29 C
Indonesia
Sunday, July 25, 2021
Home Berita Internasional Hulk : Pemain Terkuat Yang Tertolak Di Eropa

Hulk : Pemain Terkuat Yang Tertolak Di Eropa

Givanildo Vieira de Souza atau yang lebih kita kenal dengan nama Hulk lahir di Cambina Grande, Brazil pada tanggal 25 Juli 1986, dia adalah pemain sepakbola profesional Brazil yang kini membela klub asal China Shanghai SIPG, Givanilldo mendapat nama sebutan Hulk karena dia memiliki postur tubuh yang besar dan kekar, hingga mirip dengan tokoh Hulk dalam Marvel Comic. Hulk sendiri memulai karir sepakbola nya di Brazil Vitoria pada tahun 2004 kemudian memilih bergabung dengan klub asal Jepang Kawasaki Frontale.

Bermain di lapangan yang kualitasnya sangat jauh dari asalnya ia tidak dapat berbuat banyak, hanya 1 gol yang mampu dia cetak dari 11 pertandingan, padahal dia berposisi sebagai penyerang, namun karena pihak klub meyakini kemampuannya masih dapat berkembang ia kemudian dipinjamkan ke klub kasta kedua Liga Jepang Consadole Sapporo pada Januari 2006, di Sapporo bakatnya mulai berkembang, kemampuannya semakin terasah dan uniknya tubuhnya juga semakin membesar dalam arti mengembang dan kekar hingga seperti raksasa diantara anak seumurannya, kebetulan dia mengidolai Lou Ferrigno aktor yang membintangi serial film The Ingcredible Hulk sehingga dia mendapatkan julukan Hulk karena sesuai dengan porsi tubuhnya.

Hulk muda merupakan sebuah anomali diantara pemain muda Brazil lainnya, bukan karena ukuran tubuhnya, melainkan karena pilihan karirnya yang memilih bermain di Jepang, tidak ada yang salah, namun pilihannya itu merupakan hal yang tidak biasa karena biasanya bakat-bakat dari negeri Samba Brazil akan melabuhkan karirnya pertamanya di Eropa bersama Portugal ataupun Spanyol, namun dia tidak melakukan hal tersebut.

Setelah periode menyenangkan bersama Jepang yang ia di Liga Jepang bersama Consadole Sapporo dan Tokyo Verdy, Hulk akhirnya berlabuh ke FC Porto di Portugal, selama karirnya disana dia mencatatkan kisah yang manis, Porto berhasil mempertahankan gelar liga Portugal bersama trisula maut mereka Hulk, Lisandro Lopez dan Christian Rodriguez.

Musim berikutnya Lisandro pindah ke Lyon, Hulk kembali mendapatkan pengganti yang tajam bahkan lebih sempurna yaitu Radamel Falcao, ditopang Raul Meireles dan Joao Moutinho di lini tengah, porto bukanlah klub sembarangan saat itu, di musim pertama mereka berduet mereka tampil apik dengan Falcao yang mencetak 34 gol di semua kompetisi di musim berikutnya giliran Hulk yang unjuk gigi dengan 36 gol di seluruh ajang.

Namun sayang, duet mereka harus berakhir pada musim 2011, Falcao menerima tawaran besar dari klub Spanyol Atletico Madrid dan pelatih yang merakit duet ini Andre Villas Boaz menerima tawaran melatih Chelsea, namun nyatanya hulk memanga pemain yang sangat luar biasa, tanpa dua sosok hebat tersebut Hulk tetap mampu antarkan Porto menjuarai liga Portugal ketiganya dalam 4 tahun terakhir, setelah itu muncul rumor Hulk mendapat tawaran dari klub asal Inggris, namun sayang tawaran itu tidak kunjung hadir dan itu cuma isu belaka karena hulk tak kunjung mendapatkan tawaran dari klub-klub asal Eropa lainnya.

Pada tahun 2012 tawaran itu malah hadir dari liga Rusia yang kala itu menjadi tim kaya raya yaitu CSKA Moskow, Anzi Makhachkala dan Zenit Saint Petersburg, hal ini membuat mengecewakan banyak orang karena mereka ingin melihat Hulk berkarir di liga-liga top Eropa, dengan kemampuan yang dimilikinya ia lebih pantas berkarir di liga papan atas Eropa, seperti Liga Inggis, Italia maupun Spanyol.


Kendati demikian tidak ada yang berani mengajukan tawaran sebesar Zenit yaitu 37 juta Euro plus bonus, bersama Zenit dan Axel Witsel kedatangan mereka melahirkan konflik di kamar ganti, sang kapten Igor Denisov meminta kenaikan gaji yang setara dengan Hulk dan Witsel, namun manajemen menolak dan akhirnya dijual pada akhir musim, padahal dia berkarir sejak kecil disana, supporter garis keras Zenit pun mengajukan protes karena tidak ingin tim yang didukung diisi dengan pemain kulit hitam, isu rasisme di Rusia ini sudah sering terjadi dan ini bukan yang pertama kalinya, namun seperti tubuhnya, Hulk juga memiliki mental sekuat baja, dia sukses besar disana dengan koleksi 76 gol dan 60 assist berhasil dia torehkan dan pernah menjadi pemain terbaik Liga Rusia pada tahun 2015.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Mason Greenwood Terlihat Latihan Sendiri di MU, Usai Dicoret dari Timnas

Setelah insiden pencoretan namanya dari skuad Timnas Inggris beberapa waktu lalu, kini Mason Greenwood telah kembali berlatih untuk Manchester United.  Namun dalam...

Terharu, Ibrahimovic Menangis Saat Kembali ke Timnas Swedia

Zlatan Ibrahimovic diliputi emosi sepanjang konferensi pers dimana ia mengatakan akan kembali ke timnas Swedia setelah 5 tahun lamanya pensiun.

Aksi Alponso Lawan Barcelona Bikin Marcelo Kagum

Saat Bayern Munich vs Barcelona melakoni laga perempat final lalu, Alphonso Davies melakukan sebuah aksi yang ternyata mampu membuat bek kiri Real...

Bisnis Pemain Bola Ini Harus Terhenti karena Virus Corona

Tidak bisa dipungkiri bahwa pandemi virus corona atau COVID-19 telah membuat perekonomian ikut menyusut. Banyak beberapa usaha yang sebelumnya berjalan baik mulai...