29 C
Indonesia
Thursday, February 25, 2021
Home Berita Liga Indonesia Format Home Turnamen Diusulkan Oleh PSIS Untuk Ganti Liga 1 2020

Format Home Turnamen Diusulkan Oleh PSIS Untuk Ganti Liga 1 2020

Melihat keadaan Indonesia yang tidak kunjung membaik dari serangan pandemi virus corona menyebabkan banyak kekhawatiran dan kebingungan atas nasib Liga 1 musim ini. Karenanya Manajemen PSIS Semarang memberikan usulan untuk menghentikan gelaran Liga 1 dan menggantinya dengan kompetisi yang mengusung format home turnamen.

Mengenai usul yang kami singgung ditas ternyata telah disampaikan secara langsung oleh Wahyoe Liluk Winarto selaku General Manager PSIS Semarang, dalam kesempatan rapat virrtual yang diadakan oleh PSSI. Usulan untuk menghentikan kompetisi yang disampaikan oleh Wahyoe tersebut adalah karena beberapa faktor yang harus dipertimbangkan dalam situasi seperti saat ini.

General Manager PSIS Semarang menegaskan bahwa salah satu faktor yang harus benar-benar dipertimbangkan jika ingin melanjutkan kompetisi adalah kesehatan para pemain. Menurutnya tidak ada jaminan bahwa nantinya para pemain tidak akan terkena corona ditengah liga berjalan kembali, karena itu menghentikan kompetisi dilihat sebagai opsi yang paling bijak.

“PSIS menyarankan untuk menghentikan Liga 1 2020. Hal itu karena ada banyak faktor yang mendasari. Yang pertama adalah karena kesehatan pemain, siapa yang dapat menjamin kesehatan para pemain dan juga pelatih. Jika nantinya kompetisi dipaksakan untuk kembali berjalan, lalu kemudian punggawa klub ternyata ditengah jalan ada yang terkena virus corona, jelas itu akan menjadi PR lagi, dan itu akan menjadi masalah ditengah jalan,” papar petinggi PSIS Semarang tersebut.

Ada berbagai ha yang memang harus dipertimbangkan jika memang ingin kembali melanjutkan kompetisi, yang mana beberapa diantaranya adalah : kesehatan dari seluruh punggawa klub, sarana transportasi, dan juga keadaan kota yang berbeda-beda. Karena mempertimbangkan hal tersebut pihak PSIS melalui Wahyoe Liluk  mengusulkan untuk mengganti Sophee Liga 1 dengan home tournamen saja.

“Sebagaimana yang kita ketahui bahwa saat ini kasus corona bahkan telah mencapai lebih dari 20.000 kasus. Lantas siapa yang bisa memberikan jaminan bahwa angka tersebut akan bisa segera turun dalam waktu cepat?” lanjut Liluk.

“Lalu disisi lain kita juga tahu bahwa saat ini penerbangan di indonesia sedang dibatasi, sedangkan Indonesia ini kan besar, klub-klub sepakbola ada mulai dari Aceh hingga Jayapura. Lantas ketika nanti klub kesulitan mendapatkan penerbangan bagaimana?”

Untuk tetap menjaga adanya kompetisi, dan juga mengganti kompetisi Liga 1 musim in, maka pihak manajemen PSIS mengusulkan untuk diadakannya kompetisi yang menggunakan format home tournamen. Tetap mengadakan kompetisi sepakbola dinilai sangat penting guna menjaga perekonomian klub, karena kita tahu jika tidak ada kompetisi maka secara otomatis klub juga tidak akan mendapatkan pemasukan.

“PSIS mengusulkan untuk Liga 1 2020 dihentikan, namun untuk tetap menjalankan roda perekonomian klub maka kami mengusulkan adannya kompetisi yang menggunakan format home tournamen. Jika roda perekonomian klub berjalan maka ini juga akan mensejahterakan pemain, klub, pelatih, maupun stakeholder sepakbola lainnya, kita tahu bahwa ada banyak pihak yang menggantungkan hidupnnya pada sepakbola”

Meski memberikan usulan degan matang, namun manajemen PSIS Semarang tetap menyerahkan segala keputusannya pada PSSI. Namun dengan catatan mereka meminta untuk mengambil keputusan dengan mempersiapkan rencana penyelesaian masalah yang mungkin akan terjadi.

“Ini hanya merupakan pendapat kami yang telah memerhatikan banyak faktor, namun untuk keputusan kami tetap kembali menyerahkannya pada pihak PSSI. Jika memang nantinya kompetisi kembali lanjut, maka kami berharap PSIS memiliki formula yang nantinya memang dapat mengatasi masalah-masalah yang mungkin akan terjadi di tengah jalan” tegas Liluk dalam diskusi tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Diduga Terjangkit Covid-19 Asisten Pelatih Barito Putera Jalani Perawatan Intensif

Jumlah orang yang terjangkit virus corona di Indonesia semakin bertambah. Juru bicara pemerintah untuk penanganan kasus virus corona, Achmad Yurianto, mengatakan pasien...

Chiellini Komentari isu Transfer Suarez ke Juventus

Hingga sampai saat ini Juventus masih belum juga menemukan striker pengganti Higuain, dan salah satu striker yang disebut-sebut masuk dalam radar Juventus...

Bungkam Crotone, AC Milan Naik Ke Posisi 2 Klasemen

Kemenangan diraih AC Milan dengan skor 2-0 atas Crotone pada laga pekan kedua Serie A di Stadion Ezio Scida, pada  Minggu (27/9/2020)...

Melampaui Maradona, Messi 856 Kali Bikin Lawan Kebobolan Sebelum Tanding

Megabintang Barcelona asal Argentina, Lionel Messi, terbukti tiga kali lipat lebih hebat dibandingkan seniornya, Diego Maradona. Diego Maradona adalah penyerang legendaris asal...