29 C
Indonesia
Saturday, September 26, 2020
Home Berita Liga Champions UEFA Final Liga Champions : Angel Di Maria Amat Dekat Dengan Estadio...

Final Liga Champions : Angel Di Maria Amat Dekat Dengan Estadio Da Luz

Liga Champions akan mempertemukan Paris Saint Germain vs Bayern Munchen, dan tempat pelaksanaan final tersebut adalah di Estadio Da Luz, yang mana stadion ini memiliki catatan yang amat dekat dan bersahabat dengan Angel Di Maria. Sang pemain memiliki pengalaman manis degan Stadion sejak ia masih mengenakan jersey Benfica.

Pertandingan krusial dan salah satu big match yang paling banyak dinantikan oleh penggemar sepakbola adalah laga final Liga Champions yang akan mempertemukan Paris Saint Germain vs Bayern Munchen. Laga itu nantinya akan dilakukan pada Senin 24 Agustus 2020 dinihari WIB, di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal. Menyoal tempat akan dilakukannya pertandingan ini Di Maria merasa bahwa ia mendapatkan optimisme lebih karena ia merasa seperti bertanding di rumahnya sendiri.

Wajar jika Di Maria nampak amat antusias dan seperti mendapatkan suntikan morel tersendiri, pasalnya sang pemain memang terbilang amat dekat dengan stadion ini. Dia begitu akrab dengan stadion yang mampu menampung 65 ribu penonton ini, sejak ia memulai karirnya di Eropa bersama Benfica, yang tidak lain adalah empu dari Estadio da Luz.

Dari musim 2010 hingga 2013 Di Maria mengenakan seragam Benfica, sang pemain kala itu diboyong dari tim lamanya Rosario Central. Selama 3 musim memperkuat Benfica, nama Di Maria juga kerap dielu-elukan, pasalnya sang pemain menunjukkan penampilan yang memang penampilan yang amat impresif, secara total selama di Benfica Di Maria telah melakoni laga sebanyak 117 diseluruh kompetisi bersama Benfica.  Dan dari total pertandingan tersebut Di maria berhasil mempersembahkan 2 gelar juara, dan kemudian melanjutkan karirnya bersama Real Madrid.

Saat membela Real Madrid, Di Maria juga memiliki cerita manis, yang mana pada musim 2013/2014 ia membawa Real Madrid melakoni laga final Liga Champions di stadion ini pula, kala itu Real Madrid harus berhadapan dengan Atletico Madrid dan pada akhirnya El Real berhasil menang besar 4-1. Kemenangan di laga final ini menambah cerita manis Di Maria dan Estadio da Luz.

Dan yang terakhir adalah kini Estadio berhasil menjadi tempat digelarnya final Liga Champions bagi PSG, ini semacam sebuah ikatan yang kuat antara Estadio da Luz dan Di Maria. Pasalnya pada musim-musim sebelumnya PSG hanya mampu berlaga sampai babak perempat final saja.

“Ketika mereka (UEFA) mengumumkan akan mengubah tempat pertandingan ke stadion di Lisbbon, saya langsung merasakan sebuah perasaan yang tidak biasa. Pikiran saya membawa pada kenangan-kenangan selama 3 tahun saya tinggal disana, dan betapa bahagianya saya di Lisbon” beber Di Maria pada pihak UEFA yang kemudian di muat dalam situs resmi UEFA.

“Saya berhasil mencapai partai final dan membuat sejarah bersama tim seperti PSG, karena ini adalah final pertama untuk PSG di Liga Champions, saya memiliki sejarah karena pernah memenangkan final di kompetisi yang sama bersama Real Madrid pada 2014 lalu”

“Dan begitu pula dengan kesempatan untuk melakoni laga di babak perempat final, semifinal, serta partai final di Estadio da Luz. Jadi ini merupakan sebuah kombinasi yang luar biasa untuk saya. Rasanya sungguh luar biasa” pungkasnya.

Dalam laga final kali ini Di Maria memiliki kemungkinan besar untuk turun sebagai starter. Pasalnya Tuchel hampir tidak pernah menggantikan posisi Di Maria hampir disepanjang musim ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Bayern Munich Juara Liga Champions, Ini Dia Fakta-Fakta Menariknya

Akhirnya perjuangan Bayern Munchen di Liga Champions musim ini berujung pada kemenangan sempurna karena mereka kini telah berhasil mengangkat trofi juara Liga...

Kalahkan Torino 4-1 Kini Juventus Kia Nyaman di Puncak

Laga lanjutan Serie A menghadirkan Derby della Mole, dan dalam pertandingan tersebut Juventus yang berperan sebagai tuan rumah berhasil mendapatkan kemenangan besar...

Curahan Hati dan Kecemasan Seorang Juergen Klopp

Kita tahu bahwa saat ini Eropa tengah dibuat kelimpungan menghadapi pandemi virus corona. Bahkan karena wabah yang satu ini berbagai kompetisi sepak...

Mantan Wonderkid Ajax Bangun Dari Koma Tiga Tahun

Pada tahun 2017 silam, Ajax Amsterdam kehilangan talenta muda berbakatnya, Abdelhak Nouri. Wonderkid Ajax ini bahkan pernah tergabung di timnas Belanda U-16...