29 C
Indonesia
Saturday, September 19, 2020
Home Berita Liga Inggris Fernandes Tampil Apik dua Derby Manchester Namun Tetap Dikritik Guendogan

Fernandes Tampil Apik dua Derby Manchester Namun Tetap Dikritik Guendogan

Derby Manchester beberapa hari lalu rasanya masih menjadi satu topik berita Manchester United yang ramai diperbincangkan oleh penggemar dunia sepak bola dunia, khususnya penggemar Liga Inggris. Diskusi yang dilakukan mulai dari hasil pertandingan, performa pemain, dan masih banyak lagi.

Salah satu pemain yang mendapatkan sorotan dalam laga Derby Manchester lalu adalah Bruno Fernandes, pasalnya sang pemain boleh dikatakan sebagai sosok pemain kunci atas kemenangan Manchester. Pertandingan yang di gelar di Old Trafford tersebut memang berhasil dimenangkan oleh MU dengan skor 2-0. Meskipun demikian tetap ada pihak yang menganggap bahwa Bruno Fernandes melakukan permainan yang tidak positif.

Laga adu gengsi antara 2 klub raksasa asal Manchester ini dilaksanakan pada tanggal 8 Maret 2020 dini ari wib. Seperti yang telah dikatakan diatas bahwa pertandingan ini digelar di Old Trafford, markas kebesaran Manchester United. Tampil sebagai tuan rumah Setan Merah mampu mencetak gol pertamanya di menit ke 30 melalui sepakan yang dilakukan oleh Martial. Gol tersebut diawali dengan sebuah pelanggaran yang dilakukan oleh Ikay Guendoga terhadap salah satu pemain kunci Manchester Unite, Bruno Fernandes. Karena hal tersebut kemudian membuat MU mendapatkan ahdiah berupa tendangan bebas bebas.

Dalam proses tercetaknya gol pertama Manchester United Bruno Fernandes melakukan cukilan bola, yang mana kemudian bola tersebut diterima oleh Martial dan diselesaikan oleh shooting apik yang berbuah menjadi gol pertama bagi Manchester United karena kiper Manchester City Ederson tak mampu menangani bola tersebut.

Berkaitan dengan pelanggaran yang ditetapkan oleh wasit dan membuat MU mendapat hadiah tendangan bebas Guendogan rupanya merasa sangat jengkel dan tidak terima. Ia bahkan menganggap Bruno Fernandes tidak bermain dengan positif karena saat itu ia tidak merasa benar-benar melakukan pelanggaran.

Dalam wawancaranya ia mengatakan bahwa dirinya merasa frustasi atas tendangan bebas yang didapatkan MU, karena sebenarnya itu bukan merupakan pelanggaran. Guendogan mengaku bahwa kala itu dirinya hanya menyentuh bola bukan melanggar Fernandes, namun Bruno Fernandes tiba-tiba justru jatuh dan berteriak. Bahkan pemain asal Jerman tersebut tidak yakin bahwa keputusan wasit yang bertugas kala itu adalah benar-benar karena mereka melihat, atau mungkin sang wasit hanya merasa (dugaan) bahwa itu memang pelanggaran.

Guendogan mengaku bahwa dirinya dibuat amat kecewa dengan moment tersebut, karena ia terlibat dalam kejadian yang akhirnya membuat Manchester City kebobolan. Gol setelah pelanggaran tersebut memang diakui Guendola sebagai sesuatu yang sangat menyakitkan. Bahkan setelah kebobolan satu gol Manchester City terus berusaha kembali menyamakan kedudukan, akan tetapi sayangnya usaha yang mereka lakukan memang tidak cukup.

Bukannya berhasil menyamakan gol, Ederson justru membuat blundernya yang kedua. McTominay mampu memanfaatkan kesempatan emasnya untuk membobol gawang rival satu kota timnya tersebut saat di menit-menit akhir, yang kemudian membuat MU memastikan kemenangannya atas Manchester City. Namun demikian atas kebobolan kali kedua ini, Gundogan enggan untuk menyalahkan rekan satu timnya tersebut.

Guandogan menyadari bahwa Ederson pasti merasa sangat marah, frustasi, dan juga kecewa atas kekalahan dan kesalahan yang dilakukannya dalam pertandingan dua gengsi tersebut. Akan tetapi menurut Guandola yang terpenting adalah bagaimana rekan-rekan satu tim memberikan dukungan penuh terhadap hal tersebut. Dan ia yakin bahwa untuk pertandingan-pretandingan selanjutnya Ederson akan mampu tampil dengan lebih baik lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Ingin Boyong Marcelo dari Real Madrid, Juventus Susun Strategi

Juventus dikabarkan semakin serius untuk mengejar tanda tangan bek Real Madrid, Marcelo. Juventus membutuhkan Marcelo untuk menempati posisi di sisi kiri pertahanan....

Del Piero: Maurizio Sarri Masih Butuh Waktu di Juventus

Sebagai salah satu pemain yang dulu pernah memperkuat Juventus, Alessandro Del Piero, mengetahui dengan benar skema yang diterapkan oleh sang pelatih, Maurizio...

Berikut 8 Pemain yang mendapatkan Jumlah Kartu Kuning Terbanyak dalam Sejarah Liga Champions

Dalam tiap pertandingan sepak bola, para pemain tanpa kenal lelah berjuang demi mempersembahkan kemenangan untuk timnya, tetapi tidak sedikit para pemain tersebut...

Manuel Neuer Ingin Bertahan di Bayern Muenchen Hingga Pensiun

Setelah 9 tahun lamanya berada di klub raksasa Bundesliga jerman , Manuel Neuer telah menjadi salah satu kiper di dunia Bersama klub...