29 C
Indonesia
Tuesday, April 20, 2021
Home Berita Internasional Fatma Samoura, Sosok Perempuan Afrika Pertama Sebagai Sekjen FIFA

Fatma Samoura, Sosok Perempuan Afrika Pertama Sebagai Sekjen FIFA

Fatma Samoura menghabiskan 21 tahun bekerja pada program Perserikatan Bangsa- Bangsa( PBB) tingkatan besar di Italia, Republik Djibouti, Kamerun, Chad, Guinea, Niger, Madagaskar, Nigeria, Amerika Tengah serta Asia Barat Tengah saat sebelum bergabung dengan FIFA pada Mei 2016.

Selaku Muslim, Afrika serta perempuan awal yang memegang posisi Sekretaris Jenderal FIFA, ia merupakan pelopor buat keberagaman serta kesetaraan gender.

Semenjak penunjukannya di FIFA, jumlah perempuan yang dipekerjakan oleh organisasi tersebut sudah bertambah di segala dewan tercantum dalam kedudukan manajemen senior. Ia memainkan kedudukan integral dalam keberhasilan pemecahan rekor Piala Dunia FIFA Rusia 2018 serta edisi kedelapan Piala Dunia Perempuan Prancis 2019 yang sangat sukses.

Fatma Samoura berkomitmen buat memakai kekuatan unik sepak bola buat menunjang, mendesak, serta memberdayakan orang di segala dunia. Hari Wanita Internasional bertujuan buat memperingati pencapaian perempuan di segala dunia.

Inilah Isi Pidato Singkat Fatma Samoura Dalam Pelantikannya

Perempuan yang sudah menginspirasi serta memotivasi aku dalam hidup aku sudah jadi pemimpin perempuan di keluarga aku: bunda serta nenek aku. Mereka merupakan perempuan yang sangat berbeda, hidup di waktu yang berbeda, namun tiap- tiap sangat berkomitmen buat keluarga kami serta membenarkan kalau tiap orang di dalamnya menggapai kemampuan penuhnya.

Nenek aku jadi janda di umur yang sangat muda serta menolak buat menjajaki kerutinan menikah lagi dengan seorang yang diseleksi oleh keluarganya. Alih- alih, ia fokus menjaga 10 anaknya serta membenarkan mereka menerima pembelajaran yang layak.

Bapak aku merupakan seseorang pejabat militer serta tidak sering terletak di rumah, jadi bunda aku menginvestasikan seluruh energinya buat mengamankan kehidupan serta karier yang lebih baik buat kesembilan anaknya.

Komitmen, dedikasi, dorongan serta ajaran mereka sudah menolong aku jadi orang semacam aku hari ini serta aku sangat berterima kasih atas nilai- nilai kemandirian, keuletan serta ketidaknormalan yang mereka tanamkan dalam diri aku semenjak umur dini yang berkembang di Senegal.

Selaku salah satu pejabat paling tinggi di sepak bola, gimana pendekatan kedudukan Kamu selaku Sekretaris Jenderal FIFA serta selaku suara terdepan buat menginspirasi perempuan serta wanita di segala dunia?

Aku hendak berkata kalau pertama- tama aku merasa sangat terhormat serta terhormat mempunyai wanita serta perempuan yang menghormati aku. Ini pula ialah kehormatan besar serta hak istimewa buat memegang posisi Sekretaris Jenderal FIFA, serta jadi perempuan dengan peringkat paling tinggi di FIFA serta sepak bola. Tetapi, aku siuman hendak tanggung jawab luar biasa yang ditimpakan kepada aku selaku perwakilan wanita, yang ialah suatu yang aku anggap sangat sungguh- sungguh.

Aku menyadari kalau jadi perempuan awal serta Afrika yang memegang posisi ini di FIFA merupakan pengubah game serta aku mau menginspirasi perempuan lain lewat aksi aku. Aku berupaya memakai suara aku kapan serta di mana butuh buat menunjang tujuan berarti serta orang- orang yang memerlukan.

Saat sebelum bergabung dengan FIFA, aku sudah bekerja sepanjang 21 tahun di bidang kemanusiaan serta aku sudah memandang yang terbaik serta yang terburuk dari kemanusiaan. Aku sudah bepergian secara ekstensif serta hadapi hal- hal yang tidak hendak sempat aku lupakan, baik serta kurang baik, namun aku pula sudah memandang kekuatan sepak bola buat menyatukan serta memberdayakan orang, paling utama perempuan.

Kala aku didekati oleh Presiden FIFA buat bergabung dengan organisasi pada tahun 2016, aku merasa kalau FIFA terletak pada titik balik dalam sejarahnya di banyak tingkatan serta selaku perempuan awal yang mengambil kedudukan selaku Sekretaris Jenderal, aku betul- betul bisa membuat perbandingan..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Kutukan Kutukan Terbesar Di Sepakbola

Sepak bola merupakan olahraga yang terus mengalami perkembangan seiring berjalannya waktu. Ada berbagai inovasi teknologi yang membuat perkembangan tersebut. Namun, berbagai...

Lolosnya Newcastle Yang Tipis dan Menakutkan

Setelah gol pinalti yang telat dari Shelvey, pupus sudah harapan Newport dengan kemenangan skor 5-4 didapatkan dari pinalti. Newcastle...

Dortmund Melihat Bundes Liga Yang Kembali Bergulir Sebagai Suatu Tantangan Besar

Telah resmi dikonfirmasi bahwa pada bulan Mei ini Bundes Liga musim 2019/2020 akan kembali digulirkan. Berdasarkan kesepakatannya Liga Jerman ini akan dilangsungkan...

Barcelona Butuh Bek Tengah Baru

Barcelona saat ini sedang berada pada puncak klasemen sementara gelaran kompetisi Liga Spanyol musim ini. dari 27 pertandingan yang telah dilakoninya mereka...