29 C
Indonesia
Thursday, October 1, 2020
Home Berita Liga Indonesia Eksistensi Klub Papua Di Kasta Tertinggi Sepak Bola Indonesia Merosot, Hanya Tersisa...

Eksistensi Klub Papua Di Kasta Tertinggi Sepak Bola Indonesia Merosot, Hanya Tersisa Persipura Jayapura

Sepak bola di tanah Papua kini memasuki periode yang suram. Bagaimana tidak, klub-klub asal Papua satu persatu menghilang di radar kasta tertinggi tanah air. Hanya menyisakan Persipura Jayapura yang masih eksis di kompetisi elit negeri ini.

Bumi Papua pernah mencapai titik kejayaan dimana mereka pernah menempatkan empat klub wakilnya di kancah tertinggi sepak bola Indonesia. Pada tahun 2013 nama klub Persidafon Dafonsoro, Persiwa Wamena, Persiram Raja Ampat, dan Persipura Jayapura menghiasi daftar klasemen di setiap pekan kompetisi bergulir saat itu.

Namun sepertinya itulah puncak kejayaan sepak bola tanah Papua, karena setelah itu tim-tim tersebut rontok satu persatu karena banyak kendala dalam timnya. Saat ini, Persipura Jayapura masih tetap bertahan di Shopee Liga 1 2020. Hal itu karena tim berjuluk Mutiara Hitam ini memiliki pendanaan yang cukup untuk bisa bertahan di kasta tertinggi negeri ini.

Persipura Jayapura mendapat suntikan dana dari sponsor yang menyokongnya. Mereka memiliki sponsor utama dari perusahaan tambang terkenal yang terletak di Papua itu. PT. Freeport menyumbangkan dananya sebesar Rp 7,5 miliar untuk tahun 2020 ini.

Menurut Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano beberapa waktu lalu, PT Freeport adalah salah satu perusahaan tembang yang sangat besar. Dan mereka memberikan suatu kebanggaan kepada tim asal Papua. Tim Persipura Jayapura merasa bangga telah didukung oleh PT Freeport.

Salah satu pengaruh terhadap klub Mutiara Hitam itu supaya bisa tetap konsisten berada di kasta tertinggi di Indonesia adalah karena PT Freeport dengan rutin memberikan dukungan berupa dana kepada Persipura. Sehingga bisa konsisten mendatangkan pemain-pemain berkualitas yang siap bertarung di liga. Sejak tahun 1995 Persipura tidak pernah turun kasta dari kasta tertinggi.

Tak disangka, banyaknya sponsor yang ingin mendanai Persipura membuat tim ini menjadi klub tersukses dengan berhasil meraih 4 kali gelar juara liga Indonesia.

Hilangnya Beberapa Klub Papua
Keberhasilan Persipura sayangnya belum bisa diikuti oleh tim asal Papua lainnya. Karena kesulitan soal dana, beberapa klub Papua lainnya turun kasta, sampai ada klub yang bangkrut dan merger dengan klub lainnya.

Dari masalah kurangnya dana untuk mengarungi kompetisi, mengakibatkan perekrutan pemain dan staf pelatih yang akan menunjang bersaingnya tim dengan tim lain menjadi tidak maksimal. Pemain yang direkrut jadi terkesan seadanya. Kondisi geografis merekapun jadi alasan kuat mengapa mereka kesulitan dan membuat pengeluaran mereka menjadi lebih mahal dibanding tim lain.

Nasib klub Persiram Raja Ampat dan Perseru Serui mengenaskan. Mereka memilih merger dengan klub lain. Persidafon Dafonsoro dan Persiwa Wamena, mereka masih bertahan walaupun di Liga kasta ketiga.

Saham klub Persiram dibeli oleh PT TNI pada tahun 2016 seharga Rp 17 Miliar. Lalu berubah nama menjadi PS TNI, lalu menjadi PS TIRA. Setelah itu berubah lagi menjadi Tira Persikabo karena merger dengan Persikabo Bogor. Dan kini menjadi Persikabo.

Hal serupa dialami Perseru Serui, yang pada tahun 2018 merger dengan Badak Lampung dan berubah nama menjadi Perseru Badak Lampung. Namun sangat disayangkan, gabungan dari dua klub itu tak mampu mempertahankan eksistensi mereka di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, mereka terpaksa turun kasta ke Liga 2 pada akhir musim 2019.

Nasib yang berbeda dialami oleh Persidafon Dafonsoro dan Persiwa Wamena. Mereka masih tetap anteng di Liga 3. Mereka kalah dari tim Papua lainnya yaitu Persemi Mimika yang berhasil masuk ke babak Nasional Liga 3 2019.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Sederet Kasus Pemain dan Pelatih yang Terlibat Perselisihan

Belum lama ini Luka Modric mengungkapkan sebuah fakta bahwa Cristiano Ronaldo dan Jose Mourinho dulunya sempat terlibat persilihan hebat, kala keduanya masih...

Corona menjadi alasan utama ditundanya Laga Champions antara Manchester City Vs Real Madrid, membuat Gelandang Manchester City Waswas.

Di Laga kedua ini di Liga Champions babak 16 besar antara Manchester City vs Real Madrid yang secara resmi dibatalkan seharusnya dilaksanakan...

Kesalahan Moyes Selama di MU Adalah Sikapnya Yang Keras Kepala

Ketika Manchester United ditinggalkan oleh Sir Alex Ferguson, karena pensiun, kemudian mereka menunjuk David Moyes sebagai sosok yang mengisi bangku pelatih. Mengenai...

Sergio Ramos Berpeluang Tinggalkan Real Madrid

Bek tengah adalah salah satu posisi paling penting dalam dunia sepakbola. Sampai saat ini masih ada banyak bek tengah dengan kualita paling...