29 C
Indonesia
Tuesday, May 11, 2021
Home Berita Internasional Dunia Sepak Bola Pernah Memiliki Striker Raksasa

Dunia Sepak Bola Pernah Memiliki Striker Raksasa

Jika anda adalah generasi 90-an dan suka bermain Play Station, maka anda pasti tidak asing dengan pemain bernama Jan Koller. Salah satu striker legenda di era 2000-an ini dikenal memiliki kemampuan menyundul bola diatas rata-rata. Oleh karenanya menjadi pilihan bagi anda yang menginginkan skema gol di dapat dari tendangan penjuru.

Jan Koller dikenal juga sebagai pemain bola raksasas, tidak sembarang julukan, ia memang memiliki tinggi badan mencapai 202 meter dan berat badannya sekitar 100 kg. Saat masa emasnya, pemain bertubuh jangkung ini tergabung di klub Borussia Dortmund. Duet Jan Koller dengan Thomas Rosicky di kuad Dortmund menjadi ancaman mengerikan bagi klub manapun yang bersua dengan Dortmund.

Berkat kolaborasi hebat mereka berdua, Dortmund mampu meraih trofi Bundesliga pada musim 2001/2002. Koller memiliki kemampuan sundulan yang fantastis. Berdasarka statistic dalam mencetak gol, Koller mampu melesakkan 55 bola ke gawang lawan dengan sundulan. Namun Koller tidak hanya piawai dalam mencetak gol melalui sundulan, ia juga mampu mencetak gol melalui kaki kanannya. Jumlah gol yang dihasilkan oleh kaki kanannya mencapai 58 gol.

Sebelum masuk di skuad Dortmund, Jan Koller cemerlang di klub Anderlecht. Saat berada di klub yang berada di liga top Belgia tersebut, Koller menggila dengan menyumbangkan 64 gol dalam dua musim permain. Karena itulah Dortmund ingin menggunakan kemampuannya sebagai mesin golnya.

Postur Koller tidak dipungkiri memiliki andil dalam penampilannya. Dengan postur raksasanya, ia mudah sekali ditemukan oleh rekan-rekan setimnya yang ingin memberikan umpan matang kepadanya. Kehadirannya di lini prtahanan musuh sangatlah mencolok.

Walaupun keberadaannya mudah sekali diketahui, namun tidak mudah pemain belakang lawan untuk menghadangnya. Apalagi jika aliran bola dari atas, maka bek lawan pasti akan kalah duel udara dengan Koller. Penguasaan bolanya juga sempurna, begitu bola berada di kaki Koller, maka sulit bagi pemain lawan untuk merebutnya.

Tidak hanya di level klub, di timnas Rep. Ceko pun, Koller sangat berpengaruh. Saat itu Rep. Ceko memiliki pemain-pemain berkualitas level dunia selain Jan Koller. Sebut saja saat itu ada Pavel Nedved, Petr Cech hingga Milan Baros.

Siapa sangka, di level junior saat Koller mulai merintis karir sebagai pesepak bola, ia diplot sebagai penjaga gawang. Dengan tinggi badan demikian, maka posisi dibawah mistar adalah yang paling ideal. Namun saat karirnya pada fase yang lebih serius, ia memutuskan untuk mencoba dan memfokusi posisi striker.

Perpindahan posisi tidak lantas Koller langsung memiliki insting seorang striker. Terbukti penampilannya kurang menjanjikan saat di klub Sparta Praha, sehingga ia memutuskan untuk pindah ke Lokeren-klub Liga Belgia. Di klub inilah, bakat Koller dalam urusan mencetak gol mulai terasah sehingga Anderlecht pun meminatinya.

Ada pertandingan unik saat Dortmund melawan Muenchen. Dalam pertandingan tersebut, kipper Dortmund, Jens Lehmann diuir wasit karena menapatkan kartu merah. Sementara Dortmund tidak memiliki slot lagi untuk memasukkan kipper pengganti. Dari sinilah pengalaman kiper Koller saat usia junior sangatlah membantu Dortmund. Koller akhirnya digeser posisinya dari striker menajdi kiper dadakan menggantikan Lehmann.

Tidak ada rasa canggung sekali saat Koller menjadi kiper dadakan. Berbagai langkah antisipasi ia lakukan agar gawangnya tidak kebobolan. Bahkan tendangan keras Michael Ballack yang mengarah ke gawangnya, mampu ia gagalkan. Alhasil, ia saat itu mendapat apresiasi sebagai kiper terbaik pekan tersebut. Sebuah penghargaan yang janggal yang diraih seorang striker.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Nuralim Kenang Kisah Penolakannya Pada Kashima Antlers

Nuarlim adalah salah satu legenda bagi Persija, mantan pemain yang memberikan banyak kesuksesan Macan Kemayoran tersebut ternyata pada tahun  2001 pernah dipinang...

Menyatakan Pensiun, Ini Dia Sosok Marcello Lippi Dari Dunia Kepelatihan Sepak Bola Dunia

Siapa yang tidak kenal dengan Marcello Lippi? Sosok yang biasa terlihat berada di pinggir lapangan hijau ini, kini mengaku telah pensiun dari...

Roberto Carlos : Manusia Peluru Yang Lebih Suka Bertahan

Roberto Carlos Da Silva Rocha, lahir pada tanggal 10 April 1973 di Garca, Sao Paulo, Brasil, dia dilahirkan dari ibu bernama Vera...

Kepa Arrizabalaga Kabarnya Akan Dipinjamkan Oleh Chelsea

Belakangan beredar kabar bahwa Kepa Arrizabalaga akan segera dilepaskan oleh pihak Chelsea, akan tetapi bukan untuk dijual, melainkan hanya dipinjamkan saja. Kira-kira...