29 C
Indonesia
Thursday, January 27, 2022
Home Berita Internasional Dunia Sepak Bola Pernah Memiliki Striker Raksasa

Dunia Sepak Bola Pernah Memiliki Striker Raksasa

Jika anda adalah generasi 90-an dan suka bermain Play Station, maka anda pasti tidak asing dengan pemain bernama Jan Koller. Salah satu striker legenda di era 2000-an ini dikenal memiliki kemampuan menyundul bola diatas rata-rata. Oleh karenanya menjadi pilihan bagi anda yang menginginkan skema gol di dapat dari tendangan penjuru.

Jan Koller dikenal juga sebagai pemain bola raksasas, tidak sembarang julukan, ia memang memiliki tinggi badan mencapai 202 meter dan berat badannya sekitar 100 kg. Saat masa emasnya, pemain bertubuh jangkung ini tergabung di klub Borussia Dortmund. Duet Jan Koller dengan Thomas Rosicky di kuad Dortmund menjadi ancaman mengerikan bagi klub manapun yang bersua dengan Dortmund.

Berkat kolaborasi hebat mereka berdua, Dortmund mampu meraih trofi Bundesliga pada musim 2001/2002. Koller memiliki kemampuan sundulan yang fantastis. Berdasarka statistic dalam mencetak gol, Koller mampu melesakkan 55 bola ke gawang lawan dengan sundulan. Namun Koller tidak hanya piawai dalam mencetak gol melalui sundulan, ia juga mampu mencetak gol melalui kaki kanannya. Jumlah gol yang dihasilkan oleh kaki kanannya mencapai 58 gol.

Sebelum masuk di skuad Dortmund, Jan Koller cemerlang di klub Anderlecht. Saat berada di klub yang berada di liga top Belgia tersebut, Koller menggila dengan menyumbangkan 64 gol dalam dua musim permain. Karena itulah Dortmund ingin menggunakan kemampuannya sebagai mesin golnya.

Postur Koller tidak dipungkiri memiliki andil dalam penampilannya. Dengan postur raksasanya, ia mudah sekali ditemukan oleh rekan-rekan setimnya yang ingin memberikan umpan matang kepadanya. Kehadirannya di lini prtahanan musuh sangatlah mencolok.

Walaupun keberadaannya mudah sekali diketahui, namun tidak mudah pemain belakang lawan untuk menghadangnya. Apalagi jika aliran bola dari atas, maka bek lawan pasti akan kalah duel udara dengan Koller. Penguasaan bolanya juga sempurna, begitu bola berada di kaki Koller, maka sulit bagi pemain lawan untuk merebutnya.

Tidak hanya di level klub, di timnas Rep. Ceko pun, Koller sangat berpengaruh. Saat itu Rep. Ceko memiliki pemain-pemain berkualitas level dunia selain Jan Koller. Sebut saja saat itu ada Pavel Nedved, Petr Cech hingga Milan Baros.

Siapa sangka, di level junior saat Koller mulai merintis karir sebagai pesepak bola, ia diplot sebagai penjaga gawang. Dengan tinggi badan demikian, maka posisi dibawah mistar adalah yang paling ideal. Namun saat karirnya pada fase yang lebih serius, ia memutuskan untuk mencoba dan memfokusi posisi striker.

Perpindahan posisi tidak lantas Koller langsung memiliki insting seorang striker. Terbukti penampilannya kurang menjanjikan saat di klub Sparta Praha, sehingga ia memutuskan untuk pindah ke Lokeren-klub Liga Belgia. Di klub inilah, bakat Koller dalam urusan mencetak gol mulai terasah sehingga Anderlecht pun meminatinya.

Ada pertandingan unik saat Dortmund melawan Muenchen. Dalam pertandingan tersebut, kipper Dortmund, Jens Lehmann diuir wasit karena menapatkan kartu merah. Sementara Dortmund tidak memiliki slot lagi untuk memasukkan kipper pengganti. Dari sinilah pengalaman kiper Koller saat usia junior sangatlah membantu Dortmund. Koller akhirnya digeser posisinya dari striker menajdi kiper dadakan menggantikan Lehmann.

Tidak ada rasa canggung sekali saat Koller menjadi kiper dadakan. Berbagai langkah antisipasi ia lakukan agar gawangnya tidak kebobolan. Bahkan tendangan keras Michael Ballack yang mengarah ke gawangnya, mampu ia gagalkan. Alhasil, ia saat itu mendapat apresiasi sebagai kiper terbaik pekan tersebut. Sebuah penghargaan yang janggal yang diraih seorang striker.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Favorit

Bajol Ijo Mewaspadai Kebangkitan Laskar Joko Tingkir

Persebaya Surabaya di saat rehat kompetisi karena virus corona, tidak bisa bersantai-santai. Bajol ijo harus kembali ke jalur kemenangan setelah dua pertandingan...

Norton Vs Avast Free

Norton antivirus may be a superior antivirus security software program when it comes to protecting your computer against cyber-attacks. The...

UEFA Masih Anggap ESL Sebagai Ancaman

UEFA dilaporkan sudah memperingatkan European Super League sebagai ancaman untuk untuk fondasi serta masa depan sepak bola Erop. Selain itu, UEFA juga...

Online dating sites Conversation Guidelines – How you can Ask Questions in Conversations Going Forward

Online dating can be a great way to meet someone for a nights fun. When you struck the "submit" button...