29 C
Indonesia
Tuesday, September 22, 2020
Home Berita Liga Indonesia Dua Striker Tertajam Di Liga Indonesia Siapa yang Lebih Tajam? Gonzales Atau...

Dua Striker Tertajam Di Liga Indonesia Siapa yang Lebih Tajam? Gonzales Atau Boaz Solossa

Sudah tidak diragukan lagi Gelontoran gol demi gol Cristian Gonzales memberi warna generasi 2000- an yang akrab disapa dengan Liga Bank Mandiri( LBM). Untuk penikmat Djarum Indonesia Super League (ISL), nama Boaz Solossa lebih sering di terdengar di kuping. El Loco, panggilan Gonzales, lebih dahulu eksis di Liga Indonesia. Penyerang kelahiran Uruguay itu bergabung dengan PSM Makassar pada 2003 serta langsung mencetak 27 gol pada tahun pertamanya di Tanah Air.


Sepanjang 17 tahun kariernya di Liga Indonesia hingga saat ini, El Loco 4 kali dilabeli sebagai pemain tersubur diliga pada 2005, 2006, 2007- 2008, serta 2008- 2009 bersanding dengan Boaz Solossa. El Loco total mengemas 249 gol dari 8 klub yang sempat diperkuatnya di Liga Indonesia yaitu PSM, Persik Kediri, Persib Bandung, Putra Samarinda, Arema FC, Madura United, PSS Sleman, serta PSIM Yogyakarta.

Dari sjumlah 249 gol tersebut, namanya kerap tercatat di papan skor saat memperkuat Persik Kediri pada periode 2005- 2008. Sayang, perolehan gol striker berumur 43 tahun ini harus disudahi pada tahun ini. Sampai kompetisi ditangguhkan, pemain naturalisasi itu tidak kunjung mendapatkan pelabuhan baru setelah meninggalkan PSIM musim lalu.

” Saya masih memiliki semangat seperti anak muda, serta motivasi inilah yang membuat saya merasa fit setiap hari,” ucap El Loco saat ditanya mengenai hasratnya untuk terus bermain sepak bola pada Oktober 2015.

Cristian Gonzales lahir di Montevideo, Uruguay, pada 30 Agustus 1976. Pemain yang akrab disapa El Loco itu tiba ke Indonesia sehabis diboyong PSM Makassar dari Deportivo Maldonando pada 2003. Saat itu, Gonzales yang berumur 27 tahun langsung tampil apik. Gonzales mampu tampil tajam dengan sumbangan 27 gol terpaut 4 gol dari rekan setimnya, Oscar Aravena. El Loco juga sempat lama membela Timnas Indonesia setelah mengubah kewarganegaraannya dari Uruguay. Rentang 2010- 2015, pemain berkaki kidal ini membukukan 31 penampilan serta mencetak 12 gol.

2 tahun setelah El Loco eksis, Boaz Solossa baru mengawali kariernya bersama Persipura Jayapura di Liga Indonesia. Tetapi, setahunkemudian, pemain yang karib terpanggil Bochi ini sukses mencuri perhatian dengan jadi andalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2004 kala umurnya masih 18 tahun.

” Satu di antaranya kelebihan Boaz adalah mempunyai keahlian memamnfaatkan kesempatan sekecil apapun saat berada di depan gawang, tidak hanya kecepatan berlari,” kata Rahmad Darmawan, pelatih yang menukangi Bochi di Persipura pada masa 2005. Selama kariernya, Persipura adalah satu satunya klub yang dibela Bochi di Liga Indonesia. Selama kurang lebih 15 tahun, penyerang berkaki kidal ini mencatatkan 176 gol. Boaz juga 3 kali terpilih sebagai top scorer Liga Indonesia pada 2008- 2009, 2010- 2011, serta 2013.

Karier Bochi di Timnas Indonesia mengalami pasang surut. Striker kelahiran Sorong, Papua ini sempat beberapa kali dihanta cidera. Hal itu kenapa ia tidak produktif di Timnas Indonesia. Tetapi, bila dibandingkan dengan Gonzales, pundi- pundi gol Bochi lebih banyak. Menurut catatan, pemain yang sempat dipinjamkan Persipura ke klub Timor Leste, Carsae FC, ini mengumpulkan 14 gol dari 55 caps bersama Timnas Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Jemie Carragher : Keputusan Ronaldo Pindah Ke Juventus Demi Terlihat Hebat Daripada Messi

Jemie Carragher yang merupakan legenda The Reds memberi penilai mengenai keputusan Cristiano Ronaldo untuk pindah klub. Dengan memperkuat Juventus, maka ia ingin...

Cristian Eriksen Harus Lewati Masa Lockdown di Itali tanpa Rumah

Siapa yang tidak mengenal sosok Cristian Eriksen, tentu saja seluruh penggemar sepakbola dunia pasti mengenal pemain yang satu ini. Dengan ketrampilannya dan...

Fokus Utama Pioli : Milan Miliki ‘Bahan Bakar’ Hingga Agustus Nanti!

Saat ini bisa dibilang pelatih AC Milan, Stefano Pioli sedang tidak ingin memikirkan masa depannya di Inter Milan. Pasalnya menurut pengakuan sang...

Deretan Momen Menarik sebelum kompetisi Eropa Dihentikan, termasuk 4 Gol Serge Gnabry

Terdapat sebagian peristiwa menarik yang terbentuk sejauh kompetisi musim 2019- 2020, spesialnya di 5 liga top Eropa. Momen itu mungkin tidak bakal...