29 C
Indonesia
Thursday, November 26, 2020
Home Berita Liga Jerman Dortmund Melihat Bundes Liga Yang Kembali Bergulir Sebagai Suatu Tantangan Besar

Dortmund Melihat Bundes Liga Yang Kembali Bergulir Sebagai Suatu Tantangan Besar

Telah resmi dikonfirmasi bahwa pada bulan Mei ini Bundes Liga musim 2019/2020 akan kembali digulirkan. Berdasarkan kesepakatannya Liga Jerman ini akan dilangsungkan tanpa penonton. Berkaitan dengan hal tersebut Borussia Dortmund merasa bahwa hal ini merupakan suatu tantangan besar.

Setelah melalui masa-masa bimbang karena tidak ada kejelasan akan nasib klub, akhirnya kini seluruh pemain, klub, dan juga para fans bisa bernafas lega karena pihak-pihak terkait telah memberikan persetujuan bahwa BundesLiga diperbolehkan kembali bergulir. Meskipun kini seluruh pertandingan harus dilakukan secara tertutup, alias tanpa penonton.

Pada hari rabu, 6 Mei 2020 kemarin, Angela Merkel selaku Kanselir Jerman, membuat pertemuan dengan Asosiasi Liga Jerman. Seluruh klub yang menjadi bagian dari BundesLiga dan BundesLiga 2 juga turut hadir dipertemuan tersebut. Dan pada akhirnya dari pertemuan itu Kanselir Jerman memberikan izin untuk kembali menggulirkan kompetisi.

Berdasarkan rencana yang ada kemungkinan kompetisi-kompetisi sepakbola di Jerman baru akan bisa dilaksanakan sekitar 22 Mei atau setelat-telatnya pada 29 Mei. Dan tentu saja pertandingan ini akan dibarengi dengan protokol kesehatan yang sangat ketat, yang mana salah satunya adalah melakukan tes Covid 19 setiap pekan, terhadap seluruh pemain. Hal ini guna mencegah terjadinya kecolongan penularan Covid.

Berkaitan dengan kabar BundesLiga yang akan kembali bergulir, pihak Dortmund mengaku merasa senang. Akan tetapi berdasarkan apa yang diungkapkan oleh Kepala Eksekutif Klub, Hans Jochim Watzke, hal ini merupakan sebuah tantangan.

“Harus bermain secara tertutup merupakan tantangan yang sangat besar, terutama bagi klub seperti Dortmund, yang maka kami menyedot banyak kekuatan serta semangat dari para fans” papar Hanz Joaxhim Watzke yang ditulis pada situs resmi DortmunD.

“Jika melihat dari sudut pandang ekonomi maka memang sangat tidak memungkinkan jika harus memilih Liga Belanda dihentikan, dan menunggu para suporter bisa kembali ke stadion menonton pertandingan,” lanjutnya.

Dikarenakan keadaan Jerman yang runyam akibat pandemi virus corona, pada bulan Maret lalu pihak-pihak terkait memutuskan untuk menghentikan kompetisi. Saat hal itu dilakukan Bundes Liga baru melakukan kompetisi selama 25 pekan, dan Bayern Munich berhasil memuncaki klasemen berkat perolehan 55 poin. Akumulasi poin yang mereka miliki tersebut unggul 4 poin atas Dortmund yang ada di posisi kedua klasemen sementara, dan 5 poin lebih banyak dari RB Leipzig yang ada di peringkat 3.

“Kami sangat bahagia karena orang-orang yang ada di Jerman, khususnya di daerah Dortmund dan sekitarnya, telah mau bertindak pada dirinya sendiri dengan baik pada beberapa minggu terakhir ini. Ha ini berdampak baik pada penyebaran virus corona yang bisa teratasi,”

“Hanya saja bekenaan dengan disiplin yang sangat besar dari populasi kita yang dapat saat ini, secara bertahan dan dalam langkah-langkah kecil, beralih bentuk menjadi normalitas (sebuah kebiasaan) lainnya,” pungkas Hans – Joaxhim Watzke.

Sebenarnya meninggalkan kebiasaan lama, dan mulai dengan hal-hal baru untuk membentuk kebiasaan baru memang bukan satu hal yang mudah. Butuh proses dan waktu agar semua orang terbiasa dengan keadaan yang ada.

Disisi lain tidak bisa dipungkiri bahwa tanpa kehadiran penonton dalam suatu pertandingan memang akan membuat laga berjalan tidak semeriah biasanya, terlebih bagi klub yang terbiasa dengan kehadiran fans fanatik. Namun, demi mencegah gelombang pandemi virus corona ke 2, laga tanpa penonton adalah pilihan paling bijak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Beginilah Pengakuan Arteta Tentang Awal Mula Dirinya Menyadari Terinfeksi Virus Corona

Dari wawancara yang dilakukan oleh Arteta berkaitan dengan infeksi virus corona yang menyerang dirinya, Arteta mengaku bahwa mulanya ia sama sekali tidak...

Pengalaman Pelatih Fisik Sabah FA Saat Malaysia Menerapkan Lockdown

Ada pengalaman unik yang dilalui Sofie Imam Faizal, pelatih fisik Sabah FA di tengah situasi lockdown. Pelatih yang berusia 31 tahun ini...

Taklukkan Locomotiv Moscow 2-1, Bayern Naik ke Puncak Klasemen

Die Roten hampir saja harus pasrah dengan hasil imbang kala melawan Lokomotiv Moscow pada laga yang diadakan Rau (28/10/2020) dini hari tadi....

Gagal Bersinar, Ini Alasan Pemain Indonesia Gagal Diluar Negeri

Indonesia adalah negara yang kaya dengan bakat pemain muda. Bisa kita lihat sendiri apabila adalah scouting di berbagai wilayah Indonesia, maka akan...