29 C
Indonesia
Tuesday, July 7, 2020
Home Berita Internasional Di Liga Champions Dengan 8 Kisah Debutan Terhebat Sebelum Atalanta, Terjauh Saat...

Di Liga Champions Dengan 8 Kisah Debutan Terhebat Sebelum Atalanta, Terjauh Saat Semifinal

Sejarah belum menyudahi diperbarui Atalanta Bergamasca Calcio dengan kelolosan ke perempat final Liga Champions dalam partisipasi perdana di pentas akbar tersebut. Mentas bagaikan debutan, Atalanta membenarkan tiket perempat final Liga Champions sehabis memetik kemenangan 4- 3 di markas Valencia, Selasa (10/3/2020). Hasil itu memenuhi keunggulan 4- 1 Si Dewi atas Sang Kelelawar pada leg awal sehingga lolos dengan surplus agregat masif 8- 4.

Keberhasilan Josip Ilicic dkk melestarikan kisah- kisah manis para debutan yang sanggup langsung berdialog banyak dalam partisipasi perdana di Liga Champions. Kami telah merangkum kiprah para debutan sukses saat sebelum Atalanta semenjak kompetisi ini merambah Musim Liga Champions mulai 1992- 1993. Berikut di antara lain 8 klub pendahulu Atalanta yang tersukses, di antara lain semacam dinukil dari web UEFA.

1. Villarreal: semifinal Liga Champions 2005-2006

Pada Musim 2005- 2006 rekor debutan sangat jauh melangkah di Musim Liga Champions masih dipegang Villarreal asuhan Manuel Pellegrini. Campuran hero Santi Cazorla, Diego Forlan, serta Juan Riquelme meroketkan Regu Kapal Selam Kuning ke semifinal. Di fase gugur, mereka menebas Rangers FC dengan keunggulan agresivitas tandang di babak 16 besar (agregat 3-3), kemudian mendepak Inter Milan di perempat final dengan metode yang sama (2-2). Dongeng Villarreal baru dirusak Arsenal di semifinal (0-1).

2. Auxerre: perempat final 1996-1997
Fase tim Liga Champions masih diiringi cuma oleh 16 klub, pada Musim 1996- 1997.
Auxerre langsung lolos ke perempat final serta disingkirkan Borussia Dortmund, si juara edisi tersebut, dengan agregat 1- 4.

3. Bayer Leverkusen: perempat final 1997- 1998

Semacam halnya Auxerre, Leverkusen langsung maju ke perempat final selepas lolos dari fase tim. Laju Ulf Kirsten cs disetop Real Madrid dengan agregat 1- 4. Real Madrid pula keluar bagaikan kampiun di akhir kompetisi.

4. Lazio: perempat final 1999- 2000
Lazio merupakan salah satu kekuatan besar di Eropa menjelang akhir dekade 1990- an serta dini 2000- an. Usai menjuarai Piala Winners 1998- 1999, mereka melaju hingga perempat final Liga Champions Musim selanjutnya dalam partisipasi perdana. Pavel Nedved cs melaju dari 2 kali sesi tim, serta dihentikan Valencia di babak 8 besar dengan agregat 3- 5.

5. Deportivo La Coruna: perempat final 2000- 2001

Bagaikan salah satu klub elite Spanyol pada dini 2000- an, laju Deportivo La Coruna tidak dapat disepelekan pula di Eropa. Mereka bagaikan regu debutan sukses melampaui elite semacam Juventus serta AC Milan, di Liga Champions 2000- 2001, sampai maju ke perempat final serta dihentikan Leeds United (2-3).

6. Malaga: perempat final 2012- 2013

Manuel Pellegrini kembali jadi otak kejutan regu debutan mengesankan di Liga Champions sehabis hijrah membesut Malaga. Pada musim 2012- 2013, Pellegrini bawa Isco dkk masuk perempat final buat dikandaskan Borussia Dortmund secara dramatis dengan agregat 2- 3.


7. Leicester City: perempat final 2016- 2017

Cerita Cinderella Leicester City usai menjuarai Premier League 2015- 2016 bersinambung ke Liga Champions Musim selanjutnya. The Foxes jadi pemimpin klasemen di fase tim, kemudian menyisihkan Sevilla di babak 16 besar (3-2). Langkah Jamie Vardy dkk dijegal Atletico Madrid di perempat final dengan agregat tipis 1- 2.

8. Tottenham Hotspur: perempat final 2010- 2011
Di luar dugaan, Tottenham memuncaki tim yang pula ditempati juara bertahan kompetisi, Inter Milan. Prestasi Spurs kala itu jadi batu loncatan Gareth Bale buat mentas di tingkat lebih besar. Momen sangat dikenang untuk Bale timbul kala bintang Wales itu mencetak hat- trick dalam kekalahan timnya 3- 4 di kandang Inter. Spurs membalas dengan unggul 3- 1 kala ubah menjamu Inter di White Hart Lane. Tottenham menghilangkan wakil lain asal Italia, AC Milan, pada babak 16 besar. Di perempat final, Spurs kesimpulannya angkat koper sebab kalah agregat telak 0- 5 dari klub Musim depan Bale, Real Madrid.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

WINBIG88

- Advertisment -

Most Popular

Max Eberl : Mustahil Bagi Tim Lain Untuk Bersaing Dengan Bayern Munich

Bayern Munich adalah satu-satunya tim Jerman yang amat berjaya saat ini. Bahkan melihat berapa digdayanya klub satu ini, seolah semua klub Jerman...

Lucas Ocampaos Pahlawan Sevilla dalam Laga Kontra Eibar

Ada satu hal menarik ketika laga Sevilla kontra Eibar. Diaman dalam laga tersebut Lucas Ocampos yang merupakan pemain Sevilla benar-benar menjadi pahlawan...

Henrikh Mkhitaryan : Masalah AS Roma Adalah Mental.

Roma menerima kekalahan dalam pertandingan kontra Napoli, kekalahan tersebut juga kian menambah panjang daftar tren buruk milik mereka. Menyoal hal tersebut, Henrikh...

Prediksi Bola Crystal Palace vs Chelsea Selasa 7 Juli 2020

Peringkat ke 15 Crystal Palace akan menantang Chelsea yang ada di peringkat ke 4 klasemen Liga Inggriss. Pertandingan ini merupakan laga lanjutan...

Recent Comments