29 C
Indonesia
Monday, September 28, 2020
Home Berita Internasional Deretan Pesepak Bola Handal Yang Belum Pernah Memenangi Gelar Bergengsi Bersama Tim...

Deretan Pesepak Bola Handal Yang Belum Pernah Memenangi Gelar Bergengsi Bersama Tim Nasional

Menjadi pesepakbola dapat tampil membela negara pastinya jadi impian seluruh atlet sepak bola. Terlebih lagi dapat mengangkat trofi bergengsi bersama negara tercinta. Tetapi, nyatanya tidak gampang untuk dapat mempersembahkan gelar juara bersama tim nasional. Walaupun, beberapa pemain mampu tampil ciamik saat bermain di tingkat klub.

Untuk pesepak bola top dunia, dapat memenangi gelar bergengsi seperti Piala Eropa, Copa Amerika sampai Piala Dunia jadi tujuan utama. Kendati demikian, terdapat beberapa bintang sepak bola yang belum mampu meraih trofi- trofi bergengsi tersebut dan harus puas dengan prestasidi klub saja, ataupun di tingkat klub saja.

Walaupun masih belum sukses bersama timnas, pemain- pemain tersebut senantiasa diakui sebagai pesepak bola top dunia. Siapa saja pemain- pemain yang belum sempat mencapai gelar bergengsi di tingkat timnas?

5 bintang sepak bola yang belum sempat memenangi trofi bergengsi bersama timnas.

Lionel Messi
Diberi sebuah predikat sebagai pemain terbaik dunia, Lionel Messi malah belum sempat merasakan gelar juara bersama Timnas Argentina. Di sisi lain, Messi sangat sukses di tingkat klub bersama Barcelona, namun belum dapat memberikan gelar untuk negaranya. Sebagai satu di antara pemain yang dibilang terhebat sejauh masa, Messi memiliki satu hutqng besar untuk publik Argentina. Bersama La Albiceleste, Messi hanya dapat menjadi runner- up Piala Dunia 2014 dan Copa America 2015 serta 2016.

Dalam urusan statistik, La Pulga telah membela Timnas Argentina sebanyak 138 pertandingan dengan menyumbang 70 gol serta 45 assist. Selama berkostum Timnas Argentina, Messi hanya memenangi medali emas Olimpiade pada 2008 serta Piala Dunia U- 20.

Roberto Baggio
Roberto Baggio adalah satu di antara pemain besar yang dipunyai Italia. Baggio mempunyai style serta cara bermain di atas rata- rata. Tetapi, cidera lutut sempat membuat kariernya terhambat. Permasalahan besar yang lain, Baggio tidak pernah merasakan kejayaan bersama Timnas Italia. Raihan terbaiknya hanya membantu Italia finis di tempat ketiga pada Piala Dunia 1990 serta mencapai final 4 tahun setelah itu.

Luis Figo
Luis Figo didapuk menjadi kapten dikala Portugal tampil di final Piala Eropa 2004. Sayang, di partai puncak, Portugal harus takluk dari Yunani. Setelah itu Figo kembali ditunjuk menjadi kapten dikala Portugal finis di posisi keempat pada Piala Dunia 2006. 2 momen tersebut menjadi yang terbaik untuk Figo sepanjang membela Timnas Portugal. Keadaan tersebut sangat mengecewakan untuk Figo, mengingat dia menempuh karier luar biasa di tingkat klub bersama Barcelona, Real Madrid, serta Inter Milan. Sebagai fakta, Figo sempat meraih 5 gelar La Liga, 4 trofi Serie A serta satu Liga Champions. Tidak hanya itu, Figo pula sanggup memenangi penghargaan Ballon dOr pada 2000.

Johan Cruyff
Johan Cruyff memegang peran berarti bersama 2 klub berbeda. Wajar pastinya Cruyff memperoleh status legenda di Ajax Amsterdam serta Barcelona. Bersama Ajax, Cruyff total bermain selama 10 tahun dan memenangi beberapa trofi bergengsi semacam 3 gelar Piala Eropa secara beruntun. Sejauh kariernya Cruyff juga sempat jadi pemenang Ballon dOr sebanyak 3 kali. Kendati demikian, Cruyff tidak dapat memberikan yang terbaik di tingkat timnas bersama Belanda. Torehan terbaiknya hanya sebagai runner- up Piala Dunia 1974 serta finis di tempat ketiga pada Piala Eropa 1976.

Paolo Maldini

Paolo Maldini jadi pemain yang tidak tergantikan baik di tingkat klub bersama AC Milan serta Timnas Italia. Maldini memegang peranan berarti di lini pertahanan AC Milan serta Italia. Performa apiknya turut membawakan AC Milan mencapai 7 gelar Serie A serta 5 trofi Liga Champions. Terutama di tingkat timnas, Maldini telah berjuang dengan Italia pada 4 edisi Piala Dunia. Sepanjang tampil di ajang tersebut, Maldini belum sempat jadi juara. Pada Piala Dunia terakhirnya, 2002, Maldini dkk. Hanya sampai kebabak 16 besar setelah disingkirkan Korea Selatan. Setelah dia pensiun dari timnas, Italia malah sukses jadi juara Piala Dunia pada edisi 2006.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Pelatih Muda Eropa Sensasional

Pelatih Muda Eropa Sensasional - Simone Inzaghi tidak sendiri, di Eropa dikala ini terdapat beberapa pelatih muda sensasional lain yang pula mencuri...

Gary Naville Kecam Sikap MU Yang Lamban Dalam Belanja Pemain

Hingga saat ini Mancehster United masih menunjukkan sikap yang tenang-tenang saja dalam bursa transfer pemain musim panas kali ini. Melihat keadaan ini,...

Beginilah Yang Dirasakan Oleh Dybala dan Kekasihnya Setelah Terinfeksi Virus Corona

Beberapa waktu lalu pemain bola Juventus yakni Pauolo Dybala telah dikonfirmasi positif terinfeksi corona virus. Puolo Dybala adalah pemain ketiga milik Juventus...

Kompetisi Bola di Negara Ini Tetap Berjalan!

Setelah wabah Covid-19 merebak kemana-mana, para pemain sepak bola pun diharuskan untuk berdiam diri dirumah, dan mereka hanya bisa melakukan latihan melalui...