29 C
Indonesia
Friday, May 14, 2021
Home Berita Internasional Daftar 5 Nama Pemain Bola Yang Pernah Dilatih Mantan Rekan Setimnya

Daftar 5 Nama Pemain Bola Yang Pernah Dilatih Mantan Rekan Setimnya

Seluruh perihal dapat terjadi dalam sepak bola, mulai dari yang di dalam ataupun di luar lapangan. Satu di antara lain yakni pesepak bola yang dilatih mantan rekan setimnya dahulu. Fenomena tersebut dapat dibilang telah kerap terjadi di sepak bola dalam sebagian masa terakhir. Tidak sangat banyak pelatih yang merekrut mantan rekan setimnya.

Pastinya terdapat banyak pertimbangan kala seseorang pelatih memutuskan untuk merekrut mantan rekan setimnya dahulu. Salah satunya pasti saja pelatih telah memahami mutu dan karakter si pemain.

Tidak hanya itu, terdapat pula pemain yang belum hengkang diwaktu seseorang pelatih tersebut kembali ke mantan klub yang sempat dibela. Siapa saja kira- kira pesepak bola yang dilatih mantan rekan setimnya?

Berikut ini redaksi kami merangkum dari bermacam sumber, Daftar 5 Nama Pemain Bola Yang Pernah Dilatih Mantan Rekan Setimnya

1. Cesar Azpilicueta dan Frank Lampard
Cesar Azpilicueta mulai bergabung dengan Chelsea pada 2012. Diwaktu Azpilicueta bergabung, Frank Lampard telah berkostum The Blues semenjak 2001 dan baru hengkang pada 2014. Itu maksudnya, Azpilicueta dan Lampard bermain bersama sepanjang kurang lebih 2 masa. Saat ini, keduanya kembali bekerja sama di Chelsea, tetapi dalam 2 posisi yang berbeda. Cesar Azpilicueta masih berstatus pemain, sebaliknya Lampard telah jadi pelatih sehabis pensiun pada 2017.

2. Hector Bellerin dan Mikel Arteta
Hector Bellerin memulai karier di London bagaikan pemain Arsenal U- 21. Lama- lama, Bellerin sanggup promosi ke skuat utama Arsenal pada 2014. Diwaktu Bellerin bermain buat regu utama, Mikel Arteta merambah tahun ketiganya bersama The Gunners. 2 tahun berselang, tepatnya pada Juli 2016 Arteta memutuskan gantung sepatu. Itu maksudnya, keduanya ikut dan kerja sama di lapangan sepanjang kurang lebih 2 masa. Sehabis 3 masa lalu, Arteta kembali ke Arsenal. Tetapi kali ini bukan bagaikan pemain, melainkan bagaikan pelatih. Diwaktu Arteta jadi pelatih Arsenal, Bellerin masih jadi pemain klub.

3. Sergio Ramos dan Zinedine Zidane

Sergio Ramos telah menguatkan Real Madrid kurang lebih sepanjang 15 tahun. Ramos mengawali karier di El Real semenjak 2005 dan masih bertahan sampai saat ini. Sebaliknya Zinedine Zidane mulai berkostum Real Madrid semenjak 2001 sampai pensiun pada 2006. Itu maksudnya, Ramos dan Zidane merasakan bermain bersama sepanjang kurang lebih satu masa. Saat ini, keduanya kembali menjalakan kerja sama, tetapi bukan bersama bagaikan pemain. Ramos masih berstatus bagaikan pemain Los Blancos, sebaliknya Zidane jadi pelatih. Berkat 2 orang tersebut, Real Madrid sukses merengkuh gelar Liga Champions 3 kali secara berturut- turut.

4. Fernando Torres dan Diego Simione
Fernando Torres mengawali kariernya di Atletico Madrid di mana Diego Simeone pula sempat menguatkan klub tersebut 2 kali secara terpisah. Sepanjang periode kedua Simeone di klub antara 2003 dan 2005, dia berbagi ruang ubah dengan Torres yang jadi kapten klub diwaktu itu. Sehabis Simeone gantung sepatu dan jadi pelatih, mereka berjumpa buat awal kalinya kala Atletico Madrid asuhan Simeone mengalahkan Chelsea yang diperkuat Torres di Piala Luar biasa UEFA pada 2012.

Pada bulan Januari 2015, masa peminjaman Torres di AC Milan berakhir lebih kilat dan dia pindah ke Atletico Madrid yang dilatih Simeone dengan status pinjaman saat sebelum statusnya berganti jadi permanen. Torres bermain buat Atletico dalam 160 pertandingan di dasar mantan rekan satu timnya itu dan mencetak 38 berhasil dan pula memenangkan Liga Eropa pada masa terakhirnya bersama klub.

5. Ricardo Kaka dan Clerence Seedorf
AC Milan dapat dikatakan sangat berjaya pada masa tahun 2000- an. Perihal itu dibuktikan dengan raihan gelar bergengsi semacam Serie A, Liga Champions, sampai Piala Dunia Antarklub. 2 pemain yang turut andil mencapai gelar pada masa 2000- an yakni Clerence Seedorf dan Ricardo Kaka. Seedorf lebih dahulu berkostum AC Milan, ialah semenjak 2002 sampai 2012. Sebaliknya, Kaka mulai bergabung dengan Rossoneri pada 2003 hingga 2009. Sehabis kurang lebih 5 tahun tidak terletak dalam satu ruang ubah yang sama, Seedorf dan Kaka kembali dipertemukan di AC Milan pada 2014.

Tetapi, keduanya telah dalam posisi yang berbeda. Kala itu, Seedorf berstatus pelatih Il Diavolo Rosso, sebaliknya Kaka kembali ke AC Milan bagaikan pemain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Kini 3 Pemain Liverpool Bisa Gigit Jari Jika Tidak Angkat Trofi, Kalau Pada Juli 2020 Liga Inggris Tetap Berlanjut

Sebanyak 3 pemain Liverpool yang terancam tidak bisa ikut untuk mengangkat trofi jika kalau pada Juli 2020 Liga Inggris dilanjutkan. Karena pandemi...

Prediksi Bola BundesLiga Borussia Dortmund vs Schalke 04

Jadwal Pertandingan BundesLiga pada 16 Mei 2020 mempertemukan dua musuh berbuyutan di tanah Jerman, yaitu Borussia Dortmund dan Schalke 04. Tentu pada...

Paling Penting! Ini Peran Jordan Henderson Di Liverpool

Liverpool menjadi salah satu klub tersukses belakangan ini. Hal ini bisa dilihat dari mereka mendominasi liga sampai dengan beberapa gelar juara yang...

Lionel Messi Resmi Tetap Bertahan di Barcelona

Akhirnya fans Barcelona bisa merasakan angin segar setelah Lionel Messi memutuskan untuk tetap bertahan di Barcelona. Hal ini tentu sangat melegakan setalah...