29 C
Indonesia
Monday, September 21, 2020
Home Berita Liga Inggris Class 92 Manchester United Tidak Hanya Mempunyai Scholes dan Beckham. Bagaimana Nasib...

Class 92 Manchester United Tidak Hanya Mempunyai Scholes dan Beckham. Bagaimana Nasib Pemain Lain?

Class of 92 merupkan bentuk kesuksesan akademi Manchester United dalam membentuk pemain-pemain berkualitas. David Bechkham dan Paul Scholes adalah dua pemain yang mempunyai label tersebut.

Intinya julukan untuk “Class of 92” ini diberikan untuk pemain-pemain muda Manbchester United yang berhasil membawa pulang FA Youtch Cup pada tahun 1992. Beberapa pemain kemudian berhasil mencatatkan namanya dalam sejarah panjang Red Devils.

Ryan Giggs, Gary Neville, Nicky Butt adalah pemain-pemain yang medapatkan label sebagai “Class of 92” yang berhasil menembus skuat utama Manchester United. Saat itu Scholes belum ikut serta dalam pertandingan final FA Youth Cup yang disebutkan sebelumnya.

Tentu saja hanya dengan menggunakan 5 pemain tidak akan cukup untuk bertanding di atas lapangan. Lalu bagaimana dengan pemain-pemain lain yang tidak disebutkan dalam sejarah Class of 92?

Kevin Pilkington dan John O’Kane

Pilkington telah mendapatkan kontrak setelah berhasil membawa pulang Piala FA Youth Cup pada tahun 1992. Namun kariernya tidak berjalan dengan mulus, karena Pilkington hanya mendapatkan posisi sebagai kiper ketiga.

Ia sempat memperkuat banyak klub sampai akhirnya di Cambridge United sebagai staf kepelatihan. Pilkington juga pernah kembali didafarkan sebagai pemain saat usianya sudah mencapai 43 tahun pada musim 2018/19.

Nasib rekannya yang dibagian petahanan tidak jauh berbeda dengannya, John O’Kane. Ia hanya sempat bermain 2 kali di Liga Primer Inggris bersama dengan Manchester United dan lebih banyak menjalani masa pinjaman.

O’Kane memutuskan untuk menggantungkan sepatunya pada tahun 20016 saat sedang berada di Hyde United. Ia memperkuat Hyde United selama 3 musim dan mencatatkan 116 penampilan.

George Switzer dan Chris Casper

Switzer yang bermain pada posisi bek sayap sempat diberikan tawaran kontrak penuh oleh Manchester United. Sayangnya, Sir Alex Ferguson yang menjabat sebagai manager United membatalkan kontrak tersebut karena merasa tubuhnya terlalu kecil untuk menjadi bek sayap.

Informasi mengenai Switzer yang meninggalkan Old Trafford sangatlah sedikit. Ia dikabarkan pernah memperkuat AFC Monton selama 5 musim.

Pada bagian pertahanan ada sosok Chris Casper. Beberapa orang sudah yakin bahwa Casper akan menjadi bintang di dunia sepak bola. Namun akhirnya, Ia bernasib sama dengan “Class of 92” lain yang tidak seberuntung Beckham dll.

Karir Casper berlangsung cukup singkat. Pada tahun 1999, ia mengalami cedera yang sangat parah saat sedang membela Reading. Cedera tersebut memaksa dirinya untuk pensiun di usia yang sangat muda yaitu 24 tahun.

Simon Davies dan Colin Mckee

Diantara semua pemain-pemain “Class of 92” yang telah disebutkan, Simon Davies bisa dikatakan sebagai salah satu yang paling beruntung. Ia sempat bertanding sebanyak 20 pertandingan bersama dengan Manchester United dan mengikuti pertandingan Internasional bersama dengan Timnas Wales.

Dikarenakan kalah bersaing dengan Ryan Giggs dan Lee Sharpe. Davies pun memutuskan untuk pindah ke Luton Town pada tahun 1997. Namanya tidak lagi terdengar sejak dirinya memutuskan untuk bergabung dengan Airbus UK di tahun 2007.

Colin Mckee masuk dalam daftar “Class of 92” yang merana saat final FA Youth Cup. Ia juga mendapatkan tawaran kontrak penuh oleh Manchester United, tetapi ia hanya diberi kesempatan untuk bermain bersama dengan skuat utama.

Jika ditotalkan, McKee hanya memperkuat 10 klub dalam 12 tahun kariernya di dunia sepak bola. Ia memutuskan untuk pensiun pada tahun 2011 saat masih bergabung dengan klub Skotlandia, Fauldhouse United.

Robbie Savage dan Ben Thornley

Banyak yang lupa kalau Robbie Savage memulai kariernya sebagai pemain sepak bola bersama dengan Manchester United. Pria yang saat ini berprofesi sebagai pandit ini mulai bersinar saat memperkuat Leicester City pada tahun 1997.

Pada tahun 2008, Savage memutuskan untuk pensiun. Namun pada tahun 2019, Ia kembali lagi mengambil sepatunya yang sudah digantung untuk memperkuat Stockport Town. Ia bermain meskipun usianya sudah mencapai 45 tahun.

Terakhir ada nama Ben Thorley, Sir Alex sempat mempunyai harapan besar terhadap dirinya. Bahkan, Thorley mengikuti pertandingan debutnya di Liga Primer Inggris terlebih dahulu dibandingkan dengan “Class of 92” lainnya.

Sayangnya dirinya mengalami cedera saat melawan Blackburn. Thornley pun sempat melayangkan tuntutan terhadap Blackburn atas cederanya itu. Namanya pun tidak terdengar lagi sejak terakhir memperkuat Wiltton Albion pada tahun 2008.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Beberapa Klub Besar Liga Premiere Inggris Inginkan Jadon Sancho

Jadon Sancho pemain asal Britania inggris yang masih berusia 19 tahun sudah bermain untuk timnas inggris di usia yang masih begitu muda...

Serie A Jangan “Kepanasan” Lihat BundesLiga Bergulir Kembali!

BundesLiga hadir sebagai kompetisi sepakbola Eropa pertama yang kembali melakukan kompetisi ditengah pandemi Covid 19. Kemarin pada Sabtu 16 Mei 2020 gelaran...

Prediksi Real Madrid vs Getafe 3 Juli 2020

Real Madrid yang saat ini tengah memuncaki klasemen Liga Spanyol, pada 3 Juli 2020 nanti akan menggelar laga kandang kontra Getafe. Dalam...

Para Eksekutor Tendangan Bebas Handal Paling Produktif Sepanjang Masa

Banyak pemian sepakbola yang mempunyai tekhnik yang khas dalam membobol gawang lawan terutama lewat tendangan bebas yang menjadi keahliannya. Banyak cara yang...