29 C
Indonesia
Sunday, July 25, 2021
Home Berita Liga Champions UEFA Berikut 7 Data dan Fakta Kenapa Barcelona Ditahan Napoli

Berikut 7 Data dan Fakta Kenapa Barcelona Ditahan Napoli

Selasa (25/2/2020) pada laga leg pertama Liga Champions babak 16 besar, saat melawat ke markas Napoli Barcelona gagal meraih kemenangan di Stadio San Paolo. Dengan skor 1-1 Barca harus puas dalam permainan tersebut.

Barca bertindak sebagai tim tamu, sejak bola digulirkan Los Cules langsung mengambil inisiatif menyerang. Berdasarkan statistik di situs resmi UEFA, mencatatkan bahwa Barcelona 63 persen dalam penguasaan bola, 37 persen berbanding milik Napoli.

Walaupun sudah menguasai jalannya laga, Dalam menembus rapatnya lini pertahanan I Partenopei El Barca sangatlah kesulitan. Bahkan, yang berhasil unggul lebih dulu justru tim tuan rumah pada menit ke-30.

Piotr Zielinski memberikan umpan diterima dengan baik oleh Dries Mertens. Dengan tenang, sepakan placing kaki kanan Mertens menjaringkan bola ke dalam gawang Barca. Sehingga tertinggal satu gol, Intensitas serangan dari Barcelona kemudiaan di tingkatkan, dan pada menit ke-57 gol yang dinanti pun baru tercipta. Dengan Menggunakan tembakan umpan dari Nelson Semedo mampu yang dikonversikan Antoine Griezmann menjadi gol.

Dengan bertekad untuk membawa pulang kemenangan, pertahanan Napoli terus ditekan oleh Barca. Namun skor 1-1 tetap bertahan sampai laga berakhir. Keuntungan ini menjadikan sebuah hasil untuk Barcelona. Pasalnya, 18 Maret mendatang di Camp Nou pada laga leg kedua, maka El Barca hanya butuhkan hasil imbang tanpa gol kontra dari Napoli, demi bisa lolos ke perempat final.
Berikut 7 Data dan Fakta Kenapa Barcelona Ditahan Napoli :

  1. Dari 19 laga terakhir babak knock-out Liga Champions Barcelona selalu lolos ke fase selanjutnya, Setelah sebuah kekalahan yang terhindar dalam laga leg pertama di markas lawan.
  2. Sejak kemenangannya 3-1 atas Chelsea pada fase knock-out di Liga Champions tahun 2011-2012, Dalam empat laga terakhir Napoli belum pernah menang di luar fase grup (1 imbang; 3 kalah). Ditiga kekalahan tersebut menciptakan sebuah kontra dengan klub Spanyol.
  3. Dari sembilan laga tandang Barcelona hanya meraih satu kemenangan terakhir pada babak knock-out di Liga Champions (3 imbang; 5 kalah). Pada April tahun 2019 Satu-satunya kemenangan didapat saat bersua dengan Manchester United. Gol Perdana dari Antoine Griezmann.
  4. Sebagai pelatih pertama Gennaro Gattuso dan Quique Setien menjalani laga pertama di Liga Champions. Dalam sejarah Liga Champions ini adalah untuk pertama kalinya, Pada fase knock-out dan laga perdana ada dua pelatih yang saling berhadapan di turnamen tersebut.
  5. Antoine Griezmann salah satu penyerang Barcelona, Sejak Februari tahun 2017 mencetak gol tandang pertamanya di Liga Champions (ketika membela Atletico Madrid bertanding dengan Bayer Leverkusen). Dari sembilan gol terakhir di Liga Champions Griezmann tercipta pada laga kandang.
  6. Pada fase knock-out Liga Champions Arturo Vidal adalah salah satu pemain pertama Barcelona yang diberi kartu merah, sejak April 2011. Pada saat itu juga, Pinto mendapatkan kartu merah di pertandingan kontra dengan Real Madrid.
  7. 121 gol bersama Napoli Dries Mertens telah mendulangnya. Sepanjang masa Napoli Jumlah tersebut membuat Mertens menyamai koleksi gol top skorer, yakni Marek Hamsik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Benarkan Newcastle Akan Tuntut Premier League Karena Akuisisi Klub Gagal Terwujud?

Proses akuisisi Newcastle United oleh pangeran Arab Saudi diketahui gagal berjalan sesuai keinginan klub, hal ini karena upaya tersebut dikabarkan telah digagalkan...

CR7 Akan Dikarantina Usai Bek Juventus Positif Virus Corona

Cristiano Ronaldo kabarnya harus menjalani karantina setelah rekan satu timnya, Daniele Rugani, yang merupakan bek Juventus dinyatakan positif mengidap virus corona atau...

´╗┐Berikut ini Daftar Pemain Dengan Koleksi Kartu Merah Terbanyak Sepanjang Sejarah

Pesepakbola yang dikeluarkan dari permainan atas sebuah kesalahan kepada lawan bisa dianggap sebagai hal yang sudah biasa. Apalagi, ketika satu orang pemain...

Kebiasaan Jelek PSG, Lepas Pemain Binaan dan Beli Pemain Matang Dengan Harga Mahal

Klub raksasa dari ibu kota Prancis, Paris Saint Germain mulai terbiasa untuk membeli pemain dengan harga mahal namun melepas talenta muda yang...