29 C
Indonesia
Thursday, September 24, 2020
Home Berita Liga Inggris Belum Saatnya Manchester United Masuk Peringkat 4 Besar

Belum Saatnya Manchester United Masuk Peringkat 4 Besar

Manchester United membuang kesempatan emas untuk bisa merangsek ke peringkat tiga klasemen sementara Premier League musim ini. Setelah Chelsea dan Leichester City menelan kekalahan, MU malah gagal meraih poin penuh. Hal itu mengakibatkan gagalnya MU untuk bisa mencapai peringkat tiga klasemen sementara.

Manchester United memiliki peluang sangat bagus untuk bisa memperbaiki posisinya di klasemen sementara, supaya mereka bisa ikut serta di perhelatan UEFA Champions League. Setelah dua tim pesaingnya Chelsea dan Leichester City mengalami kekalahan dan gagal meraih poin.

Chelsea yang menempati peringkat 3 klasemen sementara, kalah dengan skor telak dari tuan rumah Sheffield United pada hari Sabtu (11/7/2020). Jika Chelsea menang, tim asal London tersebut bakal menjauhkan poin mereka sementara dari kejaran tim dibawahnya yaitu Leichester City dan Manchester United. Namun beruntungnya, Chelsea menelan kekalahan sehingga membuka kans MU untuk menyalip The Blues.

Hal yang hampir mirip dengan yang dialami Leichester City, hari Senin (13/7/2020), Leichester main dengan kesempatan menyalip kembali Chelsea dari peringkat tiga. Namun Leichester kalah telak dari Bournemouth dengan skor 1-4. Hal itu membuat Leichester tertahan di peringkat empat klasemen dan tidak jadi menyalip Chelsea.

Pada dini hari tadi (Selasa, 14/7/2020) Manchester United memiliki kans yang sangat besar untuk menggusur Chelsea dan Leichester City. Mereka akan merangsek ke peringkat tiga klasemen sementara dan menambah tiga poin menjadi 61 poin, dengan syarat tim Setan Merah mampu meraih poin penuh ketika menjamu Southampon.

Pada saat pertandingan, meskipun MU sempat tertinggal terlebih dulu dari Southampton berkat gol dari Stuart Armstrong menit ke-12, Setan Merah mampu memberikan respons yang cepat dan berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Marcus Rashford di menit ke-20. Bahkan Maguire dkk mampu membalikan keadaan dengan cepat, tiga menit setelah gol pertama MU hadir. Gol kedua disarangkan oleh Anthony Martial. Hingga babak kedua usai, skor masih 2-1 untuk kemenangan MU.

Kontrol permainan di babak kedua dikendalikan Manchester United. Tetapi semenjak Paul Pogba dan Bruno Fernandez ditarik dari lapangan, MU kesulitan untuk mempertahankan kontrol permainan yang selama babak kedua mereka kuasai.

Hal itu dimanfaatkan Ralph Hasenhuttl sebagai pelatih Southampton menginstruksikan kepada anak asuhnya untuk meningkatkan intensitas permainan mereka. Southampton melakukan pergantian pemain untuk meningkatkan kualitas permainan mereka. Che Adams, Stuart Armstrong, dan Oriol Romeu digantikan oleh Shane long, Will Smallbone, dan Michael Obafemi. Terbukti dengan pergantian tersebut Southampton mampu memberikan serangan-serangan yang mampu membuat MU keteteran.

Hasilnya sebelum peluit akhir dibunyikan, pada menit ke-90+6 Southampton mampu mencetak gol penyama kedudukan melalui pemain pengganti Michael Obafemi. Skor akhir 2-2 harus diterima kedua tim yang bertanding.

Kesempatan emas yang diharapkan oleh publik Old Trafford harus sirna seketika. Maguire dkk gagal memanfaatkan kesempatan tersebut. Tim besutan Ole Gunnar Solksjer harus rela berbagi satu poin dengan The Saint (julukan Southampton) dan tidak beranjak dari posisi lima klasemen sementara.

Kini Manchester United mengoleksi 59 poin dari hasil 35 pertandingan. Berada dibawah Chelsea hanya kalah satu poin, dan juga dibawah Leichester United yang hanya kalah selisih tiga gol saja. Perebutan posisi tiga dan empat klasemen akhir Premier League berpengaruh kepada masih atau tidaknya MU ke ajang Liga Champion musim depan. MU harus selalu on fire, tidak boleh terpeleset lagi dan berharap dua tim diatasnya terpeleset dan kehilangan poin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Sevilla Buktikan Diri Sebagai Raja Liga Europa

Dalam laga semifinal Liga Europa 2019/2020 Manchester United dapat melakukan permainan yang baik, hal ini terbukti dengan betapa dominannya mereka di laga...

Stadion Utama Gelora Bung Karno : Stadion Kebanggaan Indonesia

Stadion Utama Gelora Bung Karno merupakan stadion yang serbaguna yang berlokasi di Senayan, Jakarta, Indonesia yang juga merupakan kompleks olahraga Bung Karno,...

Jasa Jerzy Dudek Sebagai Pahlawan Kemenangan Liverpool Di Final Liga Champions 2005

Jerzy Dudek bukanlah seorang penjaga gawang terbaik dalam sejarah The Reds, tetapi namanya akan selalu abadi karena jasanya yang membuat Liverpool meraih...

Ini Jadwal Resmi Setelah EURO diundur Jadi Tahun 2021

2020 seharusnya adalah suatu tahun yang sibuk untuk para pecinta sepakbola. Selain banyaknya kompetisi reguler yang terus berjalan, ada beberapa kompetisi besar...