29 C
Indonesia
Thursday, March 4, 2021
Home Berita Liga Spanyol Beberapa Kesalahan Luka Jovic di Real Madrid, Selain Melanggar Aturan Isolasi Diri

Beberapa Kesalahan Luka Jovic di Real Madrid, Selain Melanggar Aturan Isolasi Diri

Striker Real Madrid, Luka Jovic harus berurusan dengan pihak kepolisian Serbia setelah ia melanggar aturan mengenai isolasi disi. Pasalnya, seluruh pemain Real Madrid diimbau untuk mengisolasi diri dirumah masing-masing selama 14 hari.

Kebijakan imbauan kepada seluruh pemain untuk mengisolasi dirinya masing-masing diambil setelah salah satu pemain tim basket Real Madrid, Trey Tompkins positif perpapar virus Corona. Tim sepak bola, basket dan bola tangan Real Madrid berlatih di kompleks olah raga yang sama.

Luka Jovic melanggar aturan tentang isolasi diri dengan alasan merayakan ulang tahun sang pacar. Alasan itu dianggap tidak terlalu penting. Sebabnya, hukuman dari Real Madrid pun sepertinya akan ditimpakan kepada dirinya.

Salah satu surat kabar di Serbia, Blic mengabarkan berita tentangnya, disana tertulis “Alih-alih mengisolasi diri sendiri, pemain itu justru bersenang-senang di Beograd”, dan ditambahkan bahwa polisi melacak pergerakannya.

“Luka Jovic melakukan sesuatu hal yang sangat bodoh. Dia meninggalkan kota Marid dan mengabaikan aturan isolasi klub. Dan terlepas dari itu, ia malah kembali ke Serbia. Menurut laporan harian Serbia, Informer, seperti dikutip Marca, pada jumat (20/03/2020).

Hal yang dilakukan Jovic yang melanggar aturan karantina menjadi perhatian yang besar bagi public, karena isu ini sedang menjadi kekhawatiran semua orang di dunia. Negara Serbia mempunyai aturan mengenai pandemi virus Corona ini. Aturannya yaitu, mereka memperketat pergerakan orang-orang yang datang dari negara-negara yang positif Corona.

Faktanya, sampai saat ini, di Spanyol virus ini telah menginfeksi 13.716 orang. Maka tidak heran Serbia mengawasi dengan ketat setiap orang yang datang dari negara tersebut.
Selain melanggar aturan mengenai isolasi diri yang diberlakukan negara Serbia. Luka Jovic pun dinilai beberapa kali berbuat hal yang dinilai negatif oleh timnya. Berikut rangkuman ‘kesalahan’ Jovic saat membela Real Madrid.

Penampilan Yang Buruk
Ketika membela Eintracht Frankfurt, Luka Jovic melewatinya dengan baik, sehingga dirinya diboyong ke Santiago Bernebeu oleh Real Madrid dengan biaya 60 juta euro (Rp 962 miliar).
Namun sangat disayangkan, performa apik saat membela Frankfurt tidak bisa ia aplikasikan di tim Real Madrid. Ia masih kalah bersaing dengan Karim Benzema. Padahal harapan klub ingin ia menjadi striker tajam yang bisa melebihi Benzema. Tetapi hingga kini ia baru bisa mencetak dua gol dari 24 penampilan.

Sulit Membaur Dengan Rekan Yang Lain
Mungkin Jovic tipikal orang yang sulit beradaptasi, buktinya di Real Madrid ia belum menampilkan permainan yang maksimal, dan kurang bisa padu dengan permainan rekan-rekan yang lain. Sosialisasi dan adaptasi sepertinya menjadi kendala bagi pemain ini.

Kurang Bisa Menarik Hati Penggemar
Hal lainnya yang dianggap menjadi penilaian negatif klub Real Madrid terhadap Luka Jovic ialah kurangnya berbaur dan meraih hati para fans Madrid. Nama Luka Jovic seperti tak pernah jadi perbincangan karena kesuksesannya bersama Madrid. Mungkin ditambah karena performanya yang kurang memuaskan. Sikap fans Real Madrid terhadap Jovic terkesan biasa saja. Berbeda halnya sikap fans terhadap pemain lain, seperti Mariano Diaz. Diaz lebih di elu-elukan oleh fans. Disamping ia telah berhasil membobol gawang Barcelona lalu.

Terkesan Tertutup
Nama Luka Jovic seperti jauh dari fans maupun media. Baik di media sosial maupun media pemberitaan pada umumnya. Namanya jarang muncul, dan dirinya kurang terekspos ke public khususnya fans Real Madrid, sehingga ia dianggal orang yang tertutup.

Tidak Bisa Membayar Kepercayaan Pelatih
Pelatih kepala Real Madrid, Zinedine Zidane beberapa kali menurunkan Jovic sebagai starter. Namun, pemain asal Serbia ini tidak bisa membayar kepercayaan pelatih dengan memberikan performa terbaik. Sehingga ia tidak termasuk pemain utama Real Madrid musim ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

De Bruyne Dikabarkan Absen, City Bisa Terjun Bebas di Klasemen

Kabar kalau De Bruyne absen sampai 6 minggu sejak mengalami cedera hamstring yang dideritanya dalam pertandingan itu ialah pukulan telak untuk City....

Para Legenda Timnas Indonesia yang Kini Jadi Pelatih di Shopee Liga 1 2020

Sepak bola merupakan olahraga yang memiliki pemain di lapangan sebanyak 11 orang, maka olahraga sering disebut olahraga 11 lawan 11. Tujuan dari...

Pemain Muda Beruntung Karena Piala Eropa Diundur

Pihak UEFA sejak beberapa waktu lalu memang telah menegaskan bahwa mereka akan melakukan penundaan gelaran piala Eropa yang seharusnya bergulir pada bulan...

Nasib Garuda Select dan Vamos Indonesia di Eropa

Pemain muda berbakat dari seluruh pelosok Indonesia sedang berjuang menimbah ilmu di mancanegara. Dua program yang menaungi aktivitas menimbah ilmu tersebut adalah...