29 C
Indonesia
Wednesday, October 20, 2021
Home Berita Bayern Munich Taklukkan Dynamo Kyiv Tanpa Balas

Bayern Munich Taklukkan Dynamo Kyiv Tanpa Balas

Bayern Munich mengalahkan Dynamo Kyiv dengan style pada matchday kedua Liga Champions musim ini. Laga ini terbilang cukup sengit dengan banyaknya pelanggaran oleh Leroy Sané, Robert Lewandowski, dan rekan- rekannya, namun juga terdapat pendekatan strategis yang menarik dan teliti dari pelatih kepala Julian Nagelsmann. Berikut merupakan 4 pengamatan atas kemenangan yang mengesankan ini.

Leroy Sané sudah datang! Tahun pertamanya di Bayern setelah cederanya mengecewakan, namun nyaman untuk berkata kalau dia sudah menggapai langkahnya. Setelah sebagian kali jadi starter di sayap kanan, Sané pindah ke kiri, membagikan assist saat melawan Hertha, dan tidak menoleh ke balik. Semenjak pertandingan itu, ia saat ini mempunyai 7 assist dan 4 gol, dan lagi on fire melawan Dynamo Kyiv. Kenyataannya, setelah membakar 2 pemain bertahan dan membebaskan roket pas sasaran, para penggemar di Allianz Arena terdengar meneriakkan namanya:“ Leroy Sané! Leroy Sane!” Jauh dari ejekan yang ia dengar di dini musim yang sama.

Sané bermain semacam orang yang lagi bergairah, dan ia kesimpulannya menemukan imbalan atas usahanya yang luar biasa malam ini dengan suatu assist untuk gol yang memisahkan diri dari Serge Gnabry dan suatu golnya sendiri. Apa tembakan:

Kala starting lineup tidak menunjukkan Benjamin Pavard namun ketiga Lucas Hernandez, Dayot Upamecano, dan Niklas Süle, banyak dari kita mengestimasi lini pertahanan 3 bek. Süle bisa jadi akan bermain sebagai bek tengah kanan, sedangkan Alphonso Davies akan naik ke lapangan untuk menolong serbuan. Tetapi kami menemukan lebih dari itu.

Sedangkan Davies melebar ke atas lapangan semacam yang diharapkan, lekas jadi jelas kalau Nagelsmann menginginkan Süle untuk bermain lebih sebagai bek kanan daripada sebagai bek tengah. Tetapi dengan twist: semacam Davies memegang sayap kiri di luar Leroy Sané, Serge Gnabry memegang sayap kanan luar sedangkan Süle bermain di separuh ruang kanan.

Ya, pada dasarnya 2- 2- 4- 1- 1 di mana Müller mempunyai kebebasan untuk berkeliaran di mana juga ia suka.

Formasi top- heavy ini memiliki sebagian resiko, pasti saja. Upamecano kerap tertinggal di luar garis tengah saat penyerang mencari celah. Namun resiko yang diperhitungkan Nagelsmann membuahkan hasil: Manuel Neuer sendirian menutup sebagian kesempatan yang lolos dari pertahanan Bayern, dan efeknya pada pelanggaran memanglah mencekik. Gelandang Dynamo Kyiv berupaya sekuat tenaga untuk bawa bola ke depan, namun setelah dekat separuh jam, tulisan itu melekat di bilik.

Dengan keunggulan 4- 0 yang solid pada menit ke- 69, Nagelsmann siap untuk mulai mengistirahatkan penyerangnya yang rapuh. Jamal Musala masuk mengambil alih Gnabry, bermain di sisi kanan. Setelah itu Benjamin Pavard masuk sebagai bek kanan, namun mengambil alih Davies. Itu merangsang serangkaian domino di lapangan: Nagelsmann cuma memindahkan Süle dari posisi penyerang hibridanya ke bek tengah bersama Upamecano, mendesak Lucas Hernandez ke bek kiri, dan dengan demikian secara efisien mengambil alih seluruh orang yang suka sama suka.

Setelah Sané mencetak gol dan siap untuk ditukar, Nagelsmann memasukkan Buona Sarr untuknya: dengan Sarr di sebelah kanan, Musala mengambil tempat Sané di sebelah kiri. Dan panggung diresmikan untuk 2 puluh menit lagi kendali Bayern. Gol Choupo- Moting dari umpan silang indah dari Pavard sangat bagus.

Wujud Leroy Sane di Bayern Munich sudah berganti dengan kilat jadi lebih baik dan lintasannya ke atas nyatanya tidak bisa dihentikan saat ini. Pemain sayap itu melanjutkan performa apiknya dalam kemenangan 5- 0 Bayern atas Dynamo Kyiv di Liga Champions di Allianz Arena, mencetak gol dan membagikan dorongan dalam ekspedisi untuk secara formal mengumpulkan penghargaan man of the match.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Favorit

Hasil Liga Italia Malam Tadi, Juve Tumbang dan Milan Menang Telak

Ada kejutan-kejutan yang hadir ketika pekan ke 37 Liga Italia dilakukan tadi malam. Kejutan tersebut hadir ketika Juventus sang juara ternyata justru...

Frank Lampard : “Dia Layak Mendapatkan Kaos No.10”

Frank Lampard telah memuji Christian Pulisic karena berjuang untuk mendapatkan kemeja nomor 10 Chelsea. Pulisic menembakkan 11 gol dan...

Ramos Akui Belum Bergabung Dengan Klub Manapun

Sergio Ramos menegaskan bahwa saat ini ia belum tertarik untuk bergabung ke klub manapun. Hal ini disampaikannya dalam sebuah konferensi pers bersama...

Tak Mahal, Inilah Skenaria Barcelona dalam Penjualan Griezmann

Barcelona sepertinya akan sibuk dalam menghadapi jendela transfer musim panas mendatang. Hal tersebut dikarenakan mereka akan melakukan perombakan besar-besaran tehadap skuadnya, mereka...