29 C
Indonesia
Friday, April 23, 2021
Home Berita Liga Inggris Arsenal Meminjam 120 Juta Poundsterling Untuk Dapat Menghidupi Timnya

Arsenal Meminjam 120 Juta Poundsterling Untuk Dapat Menghidupi Timnya

Arsenal teleh meminjam uang sejumlah 120 juta poundsterling yang berasal dari Bank Inggris untuk membantu mendukung masalah keuangan tim Arsenal di tengah pandemi yang sedang terjadi.

Pinjaman dana ini dapat di bayarkan pada akhir bulan Mei dan secara khusus diambil untuk membantu mengisi kantung tim karena kosongnya pendapatan yang normalnya diperoleh dari pertandingan yang harusnya dilaksanakan pada musim tersebut.

Uang yang telah dipinjam tersebut tidak dapat dipakai untuk keperluan transfer dikarenakan pinjaman tersebut berasal dari Fasilitas Pendanaan Korporat COVID Bank Inggris atau COVID Corporate Financing Facility (CCFF) di mana Tottenham dan Asosiasi Sepak Bola menerima bantuan keuangan pada 1 tahun yang lalu. Hanya sebagian klub atau organisasi yang memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan dari CCFF karena proses kualifikasi yang ketat.

Tidak dijelaskan berapakah persentase suku bunga yang harus dibayarkan oleh tim Arsenal atas pinjaman dana tersebut, tetapi Spurs telah meminjam uang sejumlah 175 juta poundsterling dengan suku bunga sebesar 0,5%.

“Saat kami terus bekerja dalam tim dengan kondisi global pandemi saat ini dengan mengandalkan keuangan kami, kami dapat memastikan bahwa hari ini klub kami telah memenuhi syarat dan kriteria yang ditetapkan oleh Bank Inggris untuk dapat memperoleh Fasilitas Pembiayaan Korporat COVID (CCFF),” ungkap tim Arsenal.

“Akibatnya, kami meminjam dana dengan tipe pinjaman jangka pendek yaitu sekitar 120 juta poundsterling untuk membantu keuangan dalam mengelola dampak kekurangan finansial yang disebabkan oleh pandemi global Covid-19. Hal ini merupakan pendekatan yang sama dengan yang dilakukan oleh berbagai organisasi-organisasi besar lainnya di seluruh dunia. banyak industri termasuk di bidang olahraga yang juga mengikuti program ini. Mereka akan mengembalikan dana kembali pada bulan Mei 2021. “

Langkah tersebut menunjukkan masalah yang dihadapi oleh klub dalam mengatasi dampak kehilangan pendapatan yang disebabkan oleh pandemi terutama di tim Arsenal yang mana pendapatan mereka pada pertandingan normal adalah seperempat dari pendapatan mereka pada tahun 2018.

Arsenal telah menonaktifkan sebanyak 55 staf secara drastis untuk mengurangi jaringan mereka dan mereka juga berpisah dengan beberapa orang anggota dari staf senior termasuk juga mantan kepala sepak bola yang bernama Raul Sanllehi dan seorang negosiator kontrak bernama Huss Fahmy.

Tidak adanya kegiatan tur sebelum tahun 2020 dan 2021 merupakan satu hambatan bagi pemasukan dana tim dan telah diperkirakan oleh Arsenal bahwa di awal pandemi tim akan bermain setahun penuh tanpa dukungan keuangan dan itu berarti klub Arsenal akan mengalami kerugian sebanyak 144 juta poundsterling.

Klub bergerak tahun lalu untuk membayar kembali hutangnya di Stadion Emirates. pada saat itu diperkirakan hutangnya dengan pemilik Kroenke Sports Enterprises adalah sebesar 160 juta poundsterling. Arsenal menebus kewajiban keuangan yang belum dibayar dan memindahkan dana yang tersisa kepada pemberi pinjaman lain.

“CCFF merupakan penyedia pinjaman tambahan disamping pinjaman lain yang diberikan oleh pemilik kami yaitu Kroenke, Sports & Entertainment yang memungkinkan kami untuk dapat membayar kembali hutang di Stadion Emirates pada bulan Agustus setahun yang lalu,” ujar Arsenal.

Masih belum dapat dipastikan apakah rencana jangka pendek ini akan membuat klub dapat melepaskan diri dari beban finansial yang lain seperti tagihan gaji anggota yang membengkak.

William Saliba dan Sead Kolasinac telah pergi dengan status memiliki hutang sementara Mesut Ozil dapat pergi dengan klub dan ingin menghapus gajinya dalam seminggu yang sebesar 350.000 poundsterling.

Arsenal telah menghabiskan dana sebanyak 45 juta poundsterling untuk Thomas Partey di musim panas tetapi uang itu akan diberikan setelah adanya permintaan khusus kepada Stan Kroenke dari para tokoh senior di klub termasuk juga direktur teknik bernama Edu dan manajer Mikel Arteta.

Klub Arsenal berharap dapat mulai aktif di bulan Januari, tetapi kebutuhan akan pinjaman jangka pendek menambah kendala yang mereka hadapi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Kisah Sedih Winger Chelsea Yang Tak Bisa Mudik Dikarenakan Coronavirus yang dapat Bahayakan Keluarga dan anak

Karena deraan wabah virus corona (Covid-19) tak bisa mudik ke kampung halaman, Hal ini tak hanya dialami juga oleh perantauan asal Indonesia....

Sedang Moncer, MU Mempertahankan Odion Ighalo?

Odion Ighalo tampil baik sejauh ini bersama United. Striker tim nasional Nigeria ini juga berhasil tampil memukai dengan sejumlah gol yang berhasil...

Prediksi Bola : Real Madrid vs Deportivo Alaves 11 Juli 2020

Sang peringkat pertama Real Madrid, pekan ini akan menantang Deportivo Alaves yang saat ini ada di urutan ke 15. Laga ini adalah...

Barcelona Diminta Untuk Tetap Tak Goyah Meski Messi Ingin Pergi

Pihak Barcelona diminta mengupayakan segala cara agar tetap bisa mempertahanan Lionel Messi. Jika benar nantinya Messi ingin pergi meninggalkan Barca, mereka diminta...