29 C
Indonesia
Thursday, July 9, 2020
Home Berita Internasional 5 Kutukan Dalam Dunia Sepakbola Yang Menakutkan, Termasuk Ronaldo

5 Kutukan Dalam Dunia Sepakbola Yang Menakutkan, Termasuk Ronaldo

Sepak bola merupakan salah satu olahraga yang terus mengalami pertumbuhan seiring dengan berjalannya waktu. Adanya bermacam inovasi teknologi serta inspirasi yang lain yang memungkinkan pertumbuhan tersebut.

Namun, bermacam pertumbuhan tersebut kadangkala tidak menciptakan adanya transformasi. Paling utama terikat dengan kepercayaan maupun keyakinan yang telah berlangsung lama di sepak bola.
Kadangkala terselip bermacam hal- hal kurang baik yang berlangsung dalam waktu lama. Sehingga timbul sebuah kepercayaan bahwa salah satu klub, negeri, ataupun pemain telah menghadapi kutukan yang susah untuk dihentikan.

Jadi, apakah kutukan betul- betul terdapat dalam sepak bola? Berikut 5 kutukan terbanyak dalam sepak bola semacam dilansir dari Ronaldo. com.

1. Kutukan Ronaldo

Banyak pemain hebat yang menggunakan kaos ikon Manchester United no 7, mulai dari George Best sampai Cristiano Ronaldo. Semenjak Ronaldo pindah ke Real Madrid pada 2009, no itu semacam dikutuk. Semacam diketahui, sebagian pemain top dunia datang di Old Trafford serta mencoba keberuntungan mereka dalam menggunakan jersey MU no 7. Namun, cuma 15 gol Liga Premier Inggris yang dicetak pemain Nomor. 7 dalam dekade terakhir saja. Hingga, teori kutukan Ronaldo juga lahir.

Michael Owen merupakan orang awal yang menggunakan jersey itu pada 2009 sehabis dihadirkan secara mengejutkan dari Newcastle United. Tetapi, ia tidak sukses dengan jersey MU Nomor. 7.
Setelah itu terdapat nama- nama populer yang lain menggunakan jersey tersebut. Mereka di antara lain Angel Di Maria, Memphis Depay, serta Alexis Sanchez. Tetapi, seluruhnya pula kandas.

2. Kucing Mati di Markas Racing
Bisa jadi ini salah satu cerita sangat aneh yang sempat terbuat dalam sepak bola. Tetapi, racing klub yakin akan cerita itu. Pada 1967, suporter Independiente masuk ke stadion Racing serta mengubur 7 kucing hitam mati. Rupanya, Hal tersebut memicu terjauhnya Racing dalam kemenangannya di Copa Libertadores menjadi bangkrut.

Sehabis memenangkan kompetisi klub Amerika Selatan terbanyak pada 1967, Racing tidak pernah lagi di 1970- an. Racing setelah itu terdegradasi dari divisi papan atas Argentina pada 1983. Kutukan lalu menimbulkan klub bangkrut pada 1998.

Dalam upaya putus asa buat membalikkan kondisi, Racing setelah itu memohon pendeta mengusir setan di stadion. Pada 2001, Racing menciptakan kucing hitam mati terakhir yang dikubur. Tidak lama dari itu, dalam 35 tahun Racing telah memenangkan gelar devisi awal mereka.

3. Pegang Trofi Liga Champions

Nyaris tiap pesepak bola bermimpi mengangkat trofi Liga Champions. Jadi, berjalan melewati trofi dengan meletakkan jari di atasnya tentu ialah pengalaman yang menyakitkan; terutama sesudah lolos hingga ke final. Tetapi, Ludovic Giuly menolak asumsi tersebut. Menguatkan AS Monaco, dia memegang trofi Liga Champions saat sebelum laga final diawali. Hasilnya, Monaco kalah 0- 3 dari FC yang kala itu dilatih Jose Mourinho di Jerman pada 2004.

Gelandang AC Milan Gennaro Gattuso meniru Giuly pada tahun selanjutnya di Istanbul, Turki. Unggul 3- 0, AC Milan kesimpulannya kalah dari Liverpool lewat adu penalti. Anatoliy Tymoshchuk menerapkan perihal yang sama buat Bayern Munchen di final Liga Champions 2012 dikala menghadapi Chelsea. Munchen juga kalah dari Chelsea melalui adu penalti di Jerman.

4. Kutukan Australia di Piala Dunia
Menurut cerita, para pemain Australia pada 1970 berjumpa dengan dukun penyihir menjelang kualifikasi Piala Dunia. Dikala itu, Australia wajib menang melawan Zimbabwe. Bagi Johnny Warren, AKA Kapten Socceroo, untuk mengutuk mereka penyihir ini mengubur tulang di dekat tiang gawang Zimbabwe. Aussies setelah itu memenangkan kualifikasi 3- 1. Tetapi, mereka masih belum lolos ke Piala Dunia di Meksiko. Nyatanya penyihir mengutuk regu Australia sesudah mereka tidak membayar untuk layanan ini. Sebab itu, mereka kalah di playoff melawan Israel.

Australia setelah itu lolos ke Piala Dunia 1974 di Jerman. Tetapi, Australia menjadi menderita di babak penyisihan grup hanya dapat mengantongi satu poin serta tanpa gol.
Sehabis itu, Australia berulang kali nyaris lolos ke Piala Dunia, tetapi senantiasa kalah di babak playoff. Pada 2004, penyiar radio Australia John Safran melaksanakan perjalanan ke Mozambik. Posisi yang diprediksi sebagai kutukan asli.

Rupanya, Sarfan menyewa seseorang dukun baru buat mengangkat kutukan tersebut. Apa yang terjadi berikutnya? Australia lolos ke Piala Dunia 2006 serta meraih babak 16 besar. Australia juga telah penuhi ketentuan buat 3 turnamen terakhir.

5. Kutukan Bela Guttmann
Bisa jadi kutukan yang sudah membuat gelisah dalam dunia sepak bola di dunia ini merupakan cerita belaka dari Benfica dengan manajer legendaris mereka, Bela Guttmann, pada 1962. Sesudah bergabung pada 1959 dari saingannya FC Porto, pelatih asal Hungaria itu membuat sebagian pergantian besar.

Benfica banyak mengaitkan pemain muda. Benfica juga memenangkan gelar liga back- to- back di bawah Guttmann. Namun, prestasi terbanyak Guttmann merupakan dalam memimpin Benfica ke Piala Eropa berturut- turut antara 1961 serta 1962. Akan tetapi, penolakan klub untuk memberinya kenaikan gaji merupakan kejatuhan mereka.

Legenda berkata kalau Guttmann yang marah menerangkan:” Tidak dalam seratus tahun dari saat ini Benfica bakal jadi juara Eropa.”
Lebih dari separuh abad sesudah itu, Benfica masih belum memenangkan apa pun di Eropa semenjak itu. Mereka sudah kehabisan sekian banyak final sebagai gantinya.

WinBig Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

WINBIG88

- Advertisment -

Most Popular

Prediksi Bola : Real Madrid vs Deportivo Alaves 11 Juli 2020

Sang peringkat pertama Real Madrid, pekan ini akan menantang Deportivo Alaves yang saat ini ada di urutan ke 15. Laga ini adalah...

Baru Main 5 Menit, Pemain Barcelona Ini Kena Kartu Merah Karena VAR

Pemain Barcelona, Ansu Fati terhitung baru bermain selama 5 menit ketika tiba-tiba wasit memutuskan untuk mengeluarkan kartu merah untuknya, usai melihat VAR....

Inilah Sederet Fakta Jelang Laga Manchester United Kontra Aston Villa

Liga Inggris akan menghadirkan duel menarik antara Aston Villa yang akan menjamu Manchester United. Jelang pertandingan tersebut ada sederet fakta menarik yang...

Prediksi Bola : Genoa vs Napoli Kamis 7 Juli 2020

Genoa dan Napoli akan bertemu dalam laga lanjutan Serie A pekan ke 34. Pertandingan yang dilaksanakan pada Kamis 9 Juli 2020 tersebut...

Recent Comments