29 C
Indonesia
Tuesday, December 1, 2020
Home Berita Liga Indonesia 4 Idola Suporter yang Berkarir Singkat di PSM

4 Idola Suporter yang Berkarir Singkat di PSM

Perjalanan karir PSM Makassar di Liga Indonesia cukup terbilang sukses, ada beberapa prestasi yang berhasil diraih klub tersebut. Seperti trofi juara pada tahun 1999-2000, 2001, dan 2003, 2004, 2018 yang berhasil diraih Juku Eja tersebut.

Bak pemain papan atas, PSM berhasil memunculkan para idola baru di lapangan hijau tanah air berkat penampilan ciamiknya, meskipun beberapa dari mereka tidak berkarir lama. Beberapa dari mereka yaitu Sergio Vargas, Jacksen Tiago, Cristian Gonzales, dan Marc Etogou Orland.

Meski belum mampu memberi piala untuk PSM, aksi dari para pemain tersebut mampu menarik perhatian publik di Makassar. Terutama saat Juku Eja bermain di kandagnya yaitu Stadion Adi Mattalatta Mattoangin.

Staff pelatih PSM, Hermain Kadiaman berpendapat bahwa kelima pemain asing tersebut memang pantas menjadi idola para suporter, karena kontribusi yang mereka berikan pada Juku Eja tidak main-main.

“Untuk Sergio, saya menilai bahwa ia memang pemain istimewa yang pernah berkostum PSM. Ia adalah pribadi yang disiplin dan rendah hati” ujar Herman, Rabu (26/8/2020). Kebetulan Herman pernah bekerja sama dengan beberapa pemain tersebut.

Sergio Vargas

Sergio pertama kali datang ke PSM saat klub Cile sedang libur panjang, ia ingin mengisi waktu liburnya dengan bermain bola. Erwin Aksa yang saat itu menjadi manajer PSM, menawarkan liburan ke Bali untuk Sergio di sela-sela kompetisi Liga Indonesia.

“Ibarat turis yang sedang liburan dan mengisi waktu luang untuk main sepakbola,” tutur Herman.

Ia pun menerima tawaran tersebut dengan permintaan untuk bisa leluasa memutus kontrak di PSM. Sergio terbang ke Makassar setelah proses negosiasi selesai, Sergio sempat tampil di Liga Champions Asia.

Cristian Gonzales

Gonzales berhasil membuat sejarah sebagai striker tersubur sepanjang perhelatan Liga Indonesia. Pada saat pertama bermain di PSM, ia sering menjadi pemain sayap kiri. Namun saat itu  sang pelatih Miroslav Janu melihat potesinya, hingga akhirnya dia bisa menjadi striker.

“Alasan bagi pelatih Janu, Gonzales sangat kuat dalam duel, pintar mencari posisi dan bisa menguasai bola di kakinya meski ditekan bek lawan,” kata Herman.

Gonzales hanya bermain setengah musim di PSM, ia dilepas karena mendapat sanksi dari PSSI dilarang tampil, karena memukul official Persita Tangerang pada tahun 2004.

Marc Etogou Orland

Gonzales kemudia digantikan oleh Marc Etogou Orland pada putaran kedua tahun 2004, meski hanya bermain satu putaran, aksi Marc selalu menjadi hal yang ditunggu-tunggu oleh para suporter PSM.

Marc mahir membuat lawan kesulitan menghadangnya, karena postur tubuhnya yang tinggi besar. Sembilan gol berhasil diberikannya untuk Juku Eja, suporter PSM kemudia memberinya julukan Uka-Uka.

Meski memberikan kontribusi yang cukup besar dan digemari oleh para suporter, kontrak Marc tidak diperpanjang lagi oleh manajemen PSM pada akhir musim.

Jacksen Tiago

Jacksen Tiago datang ke Makassar bersama dengan dua rekannya yaitu Marcio Noco dan Luciano Leandro. Jacksen menjadi pemain asing generasi pertama di Juku Eja.

Sebelum masuk ke tim PSM, Jacksen sempat bergabung bersama Petrokimia Putera Gresik dan berhasil tembus ke final Liga Indonesia pada tahun 1994-1995, sebelum akhirnya dikalahkan oleh Persib Bandung dengan skor 0-1.

Hal yang sama kembali diraih oleh Jacksen bersama PSM, yaitu ketika melawan Mastrans Bandung Raya di laga final dengan skor 0-2.

“Kelebihan Jacksen ada pada power dan nyalinya. Dia tidak pernah takut untuk membuat bek lawan kesulitan menghadapinya. Dalam situasi seperti itulah, ia kerap mendapatkan golnya,” pungkas Herman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Sadio Mane Sumbangkan Ratusan Juta Rupiah untuk Perangi COVID-19

Penyerang andalan Liverpool, Sadio Mane, dikabarkan menyumbangkan dana sebesar ratusan juta rupiah untuk neggara asalnya, Senegal yang sedang berjuang memerangi wabah virus...

Arsenal Boleh Menjual Pierre Emerick Dengan Syarat

Arsenal boleh saja menjual Pierre Emerick Aubameyang pada masa musim panas nanti, Akan tetapi hasil penjualannya wajib membangun kembali skuad lebih solid...

Thibaut Courtois Akan Bersinar dan Menjadi Kiper di Dunia Bersama Real Madrid

Saat ini Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, diyakini bisa menjadi kiper terbaik di dunia serta mengukir banyak rekor bersama Los Blancos. Kiper...

Sempat Berinteraksi dengan Wander Luiz, 4 Pemain Persib Ini Dinyatakan Negatif COVID-19

Striker Persib Bandung, Wander Luiz menjadi pesepak bola pertama di Indonesia yang positif virus Corona atau COVID-19. Ia dinyatakan terpapar virus tersebut...