29 C
Indonesia
Sunday, September 20, 2020
Home Berita Liga Spanyol Atletico Madrid Selalu Menghasilkan Kiper Berkelas

Atletico Madrid Selalu Menghasilkan Kiper Berkelas

Sudah menjadi rahasia umum bahwa klub asal Kota Madrid tersebut adalah pencetak penjaga gawang yang handal dan di akui di dunia. Rival Real Madrid tersebut mampu untuk menciptakan kemampuan kipper yang hebat dan selalu menjadi penyelamat tim. Bahkan dalam pertandingan lanjutan liga Champion tahun 2020, yang mempertemukan antara Liverpool dan Atletico Madrid di Anfield menjadi saksi bahwa kemampuan kipper atletico sungguh luas biasa, dimana ia mampu menepis semua serangand dan tendangan jarak jauh dari pemain Liverpool hingga akhirnya menjadi Man of The Match dalam pertandingan tersebut. Sungguh sangat hebat ketika seorang kipper menjadi penyelamat bagi tim nya.

Atletico Madrid selalu dianggap sebagai tim yang mampu menciptakan generasi penerus kipper hebat dalam kurun waktu sedakede terakhir ini, sebut saja David De Gea, memulai karir menjadi kipper utama Atletico Madrid pada tahun 2009-2011, De Gea mampu menjadi andalan bagi mistar gawang Atletico Madrid, meskipu saat itu De Gea memiliki porsi tubuh yang kurus, namun ia selalu mampu untuk menghalau segala serangan dari lawan. Dengan De Gea berada di mistar gawang, Atletico menjadi klub yang sedikit kebobolan.

Karena performa De Gea yang selalu apik saat menjaga mistar gawang, maka akhirnya klub asal Inggris memboyong De Gea ke Old Trafford. Karena saat itu Setan Merah membutuhkan sosok kipper yang mampu menggantikan peran Edwin Van Desar yang pension. Ternyata Setan Merah tidak sia-sia membeli De Gea terbukti sampai saat ini ia di percaya sebagai kipper utama di Manchester United meskipun dalam beberapa tahun sudah beberapa kali manajemen Setan Merah mengganti pelatih nya, namun performan De Gea selalu konsisten, meskipun sekarang ia selalu melakukan blunder yang merugikan tim.

Selanjutnya ada Thibaut Cortuis yang menggantikan peran De Gea untuk menjadi pemain utama menjaga mistar gawang, menghadirkan performa yang selalu tampil apik, ia selalu menjadi penyelamat tim dengan melakukan save yang brilian. Selama 3 musim membela Atletico Madrid yaitu tahun 2011-2014 akhirnya ia di boyong ke Stamford Bridge.Hingga akhirnya Real Madrid berminat untuk memboyongnya ke Santiago Bernabue.

Bermain di bawah asuhan Zeniden Zidane pada awalnya Courtois mengalami performa yang buruk, namun dengan usahnya yang tak kenal lelah akhirnya ia mampu menunjukan performa yang sesungguhnya di Real Madrid dengan mencatatkan clenseat hampir dalam setiap pertandingan. Thibaut Courtois yakin bahwa dirinya mampu menjadi kipper terbaik dunia bersama Real Madrid karena ia yakin akan mampu memenangkan berbagai gelar untuk Real Madrid.

“Sudah sangat jelas bahwa dia pun menyadari apa yang perlu dilakukan untuk jadi nomor satu di Madrid. Dia datang pada momen perubahan, cukup sulit, tapi dia selalu sangat fokus untuk membuktikan kemampuannya. Sejak kemenangan atas Galatasaray di Liga Champion, dia terus jadi pemain penting dalam kemenangan tim,” kata Martinez dikutip dari AS.


Kiper selanjutnya adalah Jan Oblak, kipper berkebangsaan Slovenia tersebut mampu menjadi andalan setelah kepergian Thibaut Courtois ke Chelsea. Ia mampu menunjukan kelasnya dalam setiap pertandingan yang ia mainkan, dengan pengalaman yang mumpuni apalagi menghadapi Ronaldo dan Messi adalah hal yang selalu terjadi padanya. Pertandingan antara Liverpool melawan Atletico Madrid dalam lanjutan liga Champion kemarin adalah bukti dari kelasnya sebagai kipper di mana ia menjadi penyelamat bagi tim dan pelatih Diego Simione sangat mengaguminya. “Saya sudah katakana bahwa kami memiliki kipper terbaik di dunia, itu tidak dapat di ragukan lagi”. Ujar Diego Simione setelah selesai laga tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TUNTOR

Berita Favorit

Jadwal Bola Malam Ini Liga Indonesia 2020

Liga Indonesia 2020 saat ini sudah memasuki pekan ketiga. Kalau kita melihat di jadwal, maka ada banyak jadwal bola malam ini yang...

Piala Eropa Diundur, Berikut Beberapa Pemain Bintang Yang Diuntungkan

Keputusan yang diambil oleh federasi sepak bola Eropa atau UEFA untuk menunda bergelarnya Piala Eropa hingga tahun 2021 akibat pendemic virus corona...

Sejarah Singkat Permainan TIKI TAKA : Taktik Jitu Membongkar Pertahanan Lawan

Tiki Taka adalah gaya permainan sepakbola yang cirinya umpan-umpan pendek dan pergerakan yang dinamis, memindahkan bola melalui beragam saluran dan mempertahankan penguasaan...

3 Pemain yang dulu diabaikan Jurge Klop, Tamapk Bahagia setelah meninggalkan Club Liga Inggris Liverpool

Memang sungguh indah membayangkan bermain di skuat Liverpool. Sepanjang musim 2019/2020 lihat saja kiprah The Reds, mereka baru sekali menelan kekalahan hingga...